Breaking News:

Mesuji

Salurkan 140 Ton Beras Bantuan, Kepala Bulog Tulangbawang Lampung Siap Ganti Jika Rusak

Kepala Bulog Tulangbawang Lampung siap ganti beras bantuan PPKM yang disalurkan kepada masyarakat Mesuji jika terjadi kerusakan atau tidak layak.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf
Kepala Bulog Tulangbawang Lampung Azwir. Salurkan 140 Ton Beras Bantuan, Kepala Bulog Tulangbawang Lampung Siap Ganti Jika Rusak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Kepala Bulog Tulangbawang Lampung siap ganti beras bantuan PPKM yang disalurkan kepada masyarakat Mesuji jika terjadi kerusakan atau tidak layak konsumsi.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Mesuji Lampung melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan.

"Tidak menutup kemungkinan dari 140 ton beras yang disalurkan ada beberapa yang mungkin berasnya rusak, harapannya kalau benar ada yang rusak berasnya laporkan saja biar kami ganti," ujar Kepala Bulog Tulangbawang Azwir, Jum'at (10/9/2021).

Dikatakannya, penggantian beras bantuan PPKM yang mungkin tidak layak konsumsi dapat diganti selama 1x24 jam.

Adapun alur pengembaliannya dapat melalui Kantor Pos.

Baca juga: Mesuji Lampung Resmi Zona Kuning, Bupati: Selangkah Lagi Masuk Zona Hijau

"Usai dicatat pihak Kantor Pos melaporkan ke Bulog, nantinya pihak Bulog yang membuat berita acara terkait kerusakan tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Azwir menjelaskan beras tersebut tersedia dari Mei 2021, sehingga usianya sudah setahun lebih.

Sedangkan idealnya, penyimpanan beras yang baik adalah 6 bulan.

"Beras yang sudah 6 bulan seharusnya dapat disalurkan ke masyarakat, tetapi mau gimana lagi. Karena beras yang duluan masuk ke Bulog itu dulu yang harus disalurkan," jelasnya.

Ia menambahkan penyalur beras sebelum diterima masyarakat pihaknya melakukan pencurahan beras kedalam karung yang lebih kecil.

Baca juga: Vaksinasi Hanya 15 Persen, Kadiskes Mesuji Lampung Tuding Penyaluran Vaksin Jadi Kendala

Sehingga dalam proses pencurahan sekaligus mengecek beras jika terdapat beras yang tidak layak konsumsi.

Azwir mengaku beras yang dibagikan ke masyarakat Mesuji adalah jenis beras medium dan berasal dari gudang Bulog Wonosari yang ada di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji.

Baca juga: Ibu Hamil di Mesuji Lampung Vaksinasi Perdana Hari Ini

"Tahun ini pihak Bulog tidak menyerap gabah petani, karena stok masih penuh, untuk stok beras nya sendiri masih sebanyak 782 ton," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved