Breaking News:

Lampung Selatan

Kurun 2 Bulan Polres Lampung Selatan Berhasil Ungkap 4 Kasus Penyelundupan Satwa Liar

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan dalam kurun waktu dua bulan terakhir pihaknya telah mengamankan setidaknya 4 kasus penyeludupan satwa.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Domi
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin. Kurun 2 Bulan Polres Lampung Selatan Berhasil Ungkap 4 Kasus Penyelundupan Satwa Liar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan dalam kurun waktu dua bulan terakhir pihaknya telah mengamankan setidaknya 4 kasus penyeludupan satwa liar dan dilindungi.

"Dalam dua bulan terakhir KSKP Bakauheni bekerjasama dengan Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap 4 kasus penyeludulan satwa liar. Salah satunya hewan yang termasuk dilindungi," kata Edwin, Sabtu (11/9/2021).

"Beberapa kasus tersebut yakni penyeludupan daging celeng, burung yang dilindungi, monyet ekor panjang, dan baru-baru ini penyeludupan kulit Harimau beserta aksesoris yang terbuat dari satwa lainnya," ungkapnya.

Edwin mengatakan pengungkapan kasus berawal dari kegiatan pengecekan rutin yang dilakukan petugas KSKP Bakauheni di pintu masuk pelabuhan.

"Dari 4 kasus tersebut petugas mengamankan 2 tersangka. Semua penyeludupan berhasil digagalkan oleh petugas KSKP Bakauheni di areal pintu masuk pelabuhan," kata Edwin.

"1 tersangka merupakan pelaku penyeludupan daging celeng, burung dilindungi dan monyet ekor panjang. 1 pelaku lainnya atas kasus penyeludupan kulit Harimau," pungkasnya.

1 pelaku bernama Chris Sutisna (39) warga Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Barang bukti yang diamankan petugas yakni 9 ekor monyet panjang, 128 ekor burung perkutut, 30 ekor burung pleci, 1 ekor cucak ranting (dilindungi), 1 ekor cucak mini (dilindungi), 3 ekor teledakan, 1 ekor cucak empulo, 4 ekor pentet, 3 ekor merbah.

Selain itu petugas juga mengamankan 1 ton daging celeng.

Pelaku terancam pasal 88 huruf a dan c UU RI No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewa, Ikan, dan Tumbuhan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved