Breaking News:

Pengeroyokan di Lampung Tengah

Korban Pengeroyokan di Lampung Tengah Meninggal Akibat Luka Tusuk

Setelah mendapatkan luka tusukan, korban pengeroyokan di Lampung Tengah sempat mendapatkan perawatan selama beberapa hari di rumah sakit.

Penulis: syamsiralam | Editor: Kiki Novilia
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi meninggal. Korban Pengeroyokan di Lampung Tengah Meninggal Akibat Luka Tusuk. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Setelah mendapatkan luka tusukan, korban pengeroyokan di Lampung Tengah sempat mendapatkan perawatan selama beberapa hari di rumah sakit.

Menurut keterangan sejumlah warga yang tak jauh dari lokasi kejadian, setelah korban dikeroyok dan terkapar akibat luka tusukan senjata tajam, Sugianto sempat dibawa ke rumah sakit.

Setelah mendapatkan perawatan, namun akibat luka tusukan yang menghujam bagian tubuhnya, Sugianto dinyatakan meninggal dunia, Jumat (10/9/2021) lalu.

Atas kematian korban itulah, kerabat Sugianto melaporkan aksi pengeroyokan yang berujung kematian itu ke pihak kepolisian Polres Lampung Tengah.

Setelah mendapatkan laporan korban itulah, pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan kemudian menangkap para pelakunya.

Baca juga: BREAKING NEWS 3 Tersangka Pengeroyokan Berujung Kematian di Lapo Tuak Lampung Tengah Diringkus

Sementara itu, dua rekan korban yakni DF dan WS sempat melerai cekcok antara korban dan para pelaku.

Menurut kedua rekan korban, mereka mengira cekcok antara korban dan para pelaku telah selesai, karena diduga hanya karena masalah sepele.

"Setelah itu kami pulang (ke rumah) dan korban masih di sana (lapo tuak). Kami mengira tidak ada lagi cekcok lanjutan karena sudah dilerai," kata DF dibenarkan oleh WS.

Kedua rekan korban terkejut, rupanya setelah mereka pulang ke rumah masing-masing yang tak jauh dari lokasi lapo tuak, DF dan WS kembali mendengar adanya cekcok lanjutan antara korban dan para pelaku.

Baca juga: Kerap Peras Sopir Truk, Pemuda di Lampung Tengah Kedapatan Bawa Sabu

"Setelah kami kembali ke lapo, ternyata korban sudah terkapar di lantai dalam kondisi bajunya bersimbah darah, dan tak sadarkan diri," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved