Breaking News:

Bandar Lampung

Patroli Cegah Balap Liar Diapresiasi Warga Bandar Lampung

Giat patroli pencegahan balap liar yang dilakukan aparat kepolisian ditanggapi positif oleh masyarakat.Masyarakat menyebut upaya tersebut efektif m

Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Rohmawan 

 
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Giat patroli pencegahan balap liar yang dilakukan aparat kepolisian ditanggapi positif oleh masyarakat.

Masyarakat menyebut upaya tersebut efektif mengurangi aksi kenakalan anak remaja, di jalanan kota Bandar Lampung.

Rama (34), warga Sawah Brebes, Bandar Lampung mengaku sangat terganggu dengan aksi balapan liar.

Menurutnya, tindakan tersebut bisa mencelakakan pengguna jalan lainnya. "Iya terganggu, ini kan jalan raya kepentingannya untuk umum bukan balap motor," kata Rama, Minggu (12/9/2021).

Namun dirinya, berharap patroli yang dilakukan oleh aparat kepolisian ini tidak hanya menyasar malam akhir pekan.

"Kalau bisa tiap malam, karena patroli seperti ini kan juga bisa untuk sekalian jaga keamanan kota," kata Rama.

Warga lainnya, Ahmad (40) mengatakan harus ada tindakan tegas agar pelaku balapan liar ini jera.

"Jangan cuma dibubarkan,kalau perlu tangkap kandangin motornya kasih tilang," kata Ahmad.

Ahmad mengaku polisi juga harus menertibkan penggunaan knalpot brong (racing).

Baca juga: Cegah Balap Liar, Polresta Bandar Lampung Bubarkan Anak Muda Nongkrong Pinggir Jalan

Ini dikarenakan, suara yang dihasilkan dari knalpot tersebut membuat bising di jalan raya.

"Motor-motor yang tidak sesuai dengan aturan harusnya di tilang juga," kata Ahmad.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan menyatakan, pihaknya ikut mengamankan beberapa kendaraan hasil giat patroli antisipasi balap liar tadi malam.

"Dapat kami informasikan kembali bahwa giat patroli jajaran satlantas tadi malam, berhasil kami amankan 7 unit kendaraan R2 (motor)," kata Rohmawan.

Rohmawan menjelaskan, 7 unit sepeda motor berbagai merek itu diamankan karena melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

"Kendaraan ini kami sita sebagai barang bukti, karena belum dilengkapi surat tanda kepemilikan atau STNK," kata Rohmawan.( Tribun Lampung.co.id / Muhammad Joviter )
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved