Breaking News:

Bandar Lampung

Perjalanan Christine Wulandari Jadi Guru Besar Universitas Lampung Usai 33 Tahun Mengabdi

Christine Wulandari menjadi satu di antara 16 dosen yang akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Lampung (Unila) pada 22 September mendatang.

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Kiki Novilia

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Christine Wulandari menjadi satu di antara 16 dosen yang akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Lampung (Unila) pada 22 September mendatang.

Lalu, seperti apa jejak perjalanannya hingga mencapai puncak karir profesi tertinggi menjadi guru besar dengan gelar Profesor?

Berikut wawancara eksklusifnya bersama Tribun.

1. Bagaimana awal merintis karier di dunia pendidikan?

Ini jadi semacam kilas balik karena saya sudah lama sekali menjadi dosen, tahun 1993 untuk di Unila dan sebelumnya tahun 1988 begitu lulus S1 dan menyandang gelar insinyur kehutanan waktu itu saya langsung mengajar di Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.

Baca juga: Cegah Balap Liar, Polresta Bandar Lampung Bubarkan Anak Muda Nongkrong Pinggir Jalan

Saya bisa sampai ke Unila karena awalnya suami diterima di Unila di tahun 1993, sebagai istri saya ikut kemana suami bertugas hingga turut mengabdi di Unila.

Saya merupakan perempuan hutan pertama di Unila yang ikut mendirikan jurusan kehutanan di kampus tersebut.

2. Perjuangan saat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi? Suka dukanya?

Perjuangannya dimana saat menempuh S2 saya tengah hamil dan kemudian mengasuh anak pertama.

Itu bukan hal mudah terlebih saat itu melewati masa-masa hamil besar hingga melahirkan di proses menyelesaikan tesis.

Baca juga: Taksi Online Diminta Hanya Angkut 70 Persen Penumpang Sekali Jalan di Bandar Lampung

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved