Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Update Korban Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 45 Orang

Update jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran di Lapas Tangerang hingga Minggu 12 September 2021 menjadi 45 orang.

ilham rian pratama/tribunnews
Kondisi sel di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Tangerang, Banten yang terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. 

Lanjutnya, Yasonna mengatakan Lapas Kelas I Tangerang ini berdiri pada tahun 1972. Sehingga, jika dihitung, rumah tahanan itu sudah berumur puluhan tahun.

Dikatakannya, sejak berdiri, instansi listrik lapas belum pernah dilakukan perbaikan.

"Jadi sudah 42 tahun. Sejak itu, kita tidak memperbaiki instalasi listriknya. Ada penambahan daya, tetapi instalasi listriknya masih tetap," jelas dia.

Seperti diketahui, Lapas Kelas I Tangerang alami kebakaran, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Dugaan penyebab kebakaran ini karena adanya persoalan listrik, tetapi hal ini perlu diselidiki lebih jauh.

"Dugaan sementara adalah karena persoalan listrik arus pendek."

"Namun demikian, sekarang Puslabfor Polri, Dirkrimum Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut," kata Yasonna.

Yasonna menyebut insiden kebakaran ini terjadi mulai pukul 01.45 WIB.

"Terjadi kebakaran jam 01.45 WIB, petugas dari atas melihat kondisi itu terjadi. Langsung menelpon kepala pengamanan di sini," ucap Yasonna.

Setelah itu, kepala Lapas pun menghubungi dinas pemadam kebakaran setempat.

Sekitar 13 menit kemudian, sebanyak 12 personel pemadam kebakaran datang memadamkan api.

"Saya ucapkan terima kasi kepada Pemkot Tangerang, khususnya dinas pemadam kebakaran. Tidak sampai satu jam kebakaran, dapat dipadamkan," jelas Yasonna.

Api Cepat Membesar

Lalu, lanjut Yasonna, kobaran api pada saat kejadian, cepat merembet dan membesar.

Sehingga, ada beberapa kamar tahanan yang tidak bisa diselamatkan karena kondisi yang tidak memungkinkan.

"Oleh karena api cepat membesar, beberapa kamar tidak sempat dibuka karena api yang sudah begitu cepat."

"Mengapa dikunci? Memang prototype lapas, kamar harus dikunci," papar Yasonna.

Dari kamar sel yang dikunci itu, ditemukan 40 korban meninggal di tempat.

Artikel ini telah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved