Breaking News:

Bandar Lampung

Game Menggapai Matahari Masuk 40 Besar SEA Game Award: Ingin Bisa Dikenal hingga Luar Negeri

Game Menggapai Matahari dibuat oleh PT Eternaldream Games Internasional berkolaborasi PT Niji Games Studio berhasil masuk 40 besar SEA Game Award.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Programer PT Eternaldream Games Internasional Michael Saputra (Kaos Merah) Bersama Founder dan Direktur PT Eternaldream Games Internasional Lucky Putra Dharmawan Menunjukan Game Menggapai Matahari 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Game Menggapai Matahari yang dibuat oleh PT Eternaldream Games Internasional berkolaborasi dengan PT Niji Games Studio berhasil masuk 40 besar SEA Game Award, yang diselenggarakan oleh Malaysia Digital Economy Corporation (di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia) tanggal 9 September 2021.

Melalui sambungan telepon, Founder dan Direktur PT Eternaldream Games Internasional Lucky Putra Dharmawan mengatakan, setelah dinyatakan masuk 40 besar, selanjutnya game Menggapai Matahari akan ikut pameran game bersama dengan game-game lain dari 10 negara di asia tenggara, yang akan diselenggarakan secara virtual November 2021.

Lucky mengaku bersyukur bisa mengikuti pameran game tersebut, karena itu artinya keinginan dirinya bersama dengan timnya untuk memperkenalkan game Menggapai Matahari hingga ke luar negeri telah terwujud. 

"Sejak awal game Menggapai Matahari dibuat Juni 2020, kami ingin agar game ini bisa dikenal hingga ke luar negeri. Kami melakukan berbagai cara agar keinginan kami terwujud. Seperti membuat game bisa menarik minat orang Indonesia dan luar negeri, membuat cerita dalam bahasa inggris, dan lain-lain," kata Lucky. 

Inilah salah satu penyebab pembuatan game Menggapai Matahari lebih dari satu tahun.

Penyebab lain, karena cerita game yang panjang, harus mengganti desain background, dan membuat agar feel game ini bisa sampai ke player (sebutan orang yang bermain game).

Sampai saat ini pembuatan game ini belum selesai.

Game yang dikirim ke Malaysia Digital Economy Corporation hanya seperempat dalam bentuk apk.

Jika tak ada halangan, game ini baru akan rilis tanggal 10 Oktober 2021. 

"Saat rilis, game hanya tiga bagian. Setelah itu setiap dua minggu, akan ditambah satu bagian. Tujuannya agar player tidak bosan dan merasa penasaran dengan game ini," ucap pria berusia 27 tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved