Breaking News:

Lampung Timur

Monitoring Pelaksanaan Ujian P3K, Forkopimcam Sribhawono Lamtim Bagi Sistem Ujian Jadi Dua Sesi

Forkopimcam Bandar Sribhawono Lampung Timur memantau pelaksanaan kegiatan ujian Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K)

Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: soni
dokumentasi
Monitoring Pelaksanaan Ujian P3K, Forkopimcam Sribhawono Lamtim Bagi Sistem Ujian Jadi Dua Sesi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Forkopimcam Bandar Sribhawono Lampung Timur memantau pelaksanaan kegiatan ujian Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) tingkat Nasional tahun 2021.

Ujian tersebut berlangsung di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Senin (13/9/2021).

Kepala SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Nurjaya Rahman mengucapkan terima kasih kepada pihak Forkopimcam dalam melakukan monitoring pelaksanaan ujian P3K.

“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Forkopimcam (Danramil, Kapolsek dan Camat) serta satgas pengawas kesehatan," ujarnya, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Pendaftar Seleksi CPNS dan P3K Metro Lampung Capai 4.924 Orang

"Kerja sama ini menurut saya sangatlah tepat, karena sama-sama kita ketahui untuk pelaksanaan ujian P3K harus sesuai protokoler kesehatan (prokes)," lanjutnya.

Sementara, Danramil Sribhawono Kapten Arm Adi Hernizam mewakili Forkopimcam menyampaikan agar pelaksanaan ujian tetap mempedomani protokol kesehatan.

"Kedatangan kami (Forkopimcam) pada pelaksanaan ujian kali ini untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan standar prokes," katanya. 

Menurutnya, dalam penerapan pelaksanaan ujian, mereka memonitoring seperti tempat cuci tangan/masker, tidak ada kelebihan kapasitas ruangan serta tidak diperkenankan berjabat tangan bagi para peserta ujian. 

"Apresiasi patut diberikan karena pihak panitia telah menyiapkan sedemikian rupa, salah satunya guna menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran Covid-19," paparnya.

Baca juga: Pendaftar Seleksi CPNS dan P3K Metro Lampung Capai 4.924 Orang

Ia juga membeberkan sistem ujian yang dibagi menjadi dua sesi. 

"Dari total 143 peserta ujian di bagi dalam dua sesi, yakni sebelum dan sesudah isoma," tutup Adi. ( Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved