Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Pakar Ungkap Alasan Jasad Amalia Ditemukan Tanpa Busana, 'Agar Polisi Terkecoh'

Seorang pakar ungkap alasan jasad Amalia ditemukan tanpa busana. Sosok tersebut merupakan pakar mikro ekspresi sekaligus psikolog Poppy Amalya.

Editor: Kiki Novilia
Youtube Poppy Amalya
Poppy Amalia pakar mikro ekspresi menganalisa kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Pakar Ungkap Alasan Jasad Amalia Ditemukan Tanpa Busana, 'Agar Polisi Terkecoh' 

"Amel, ada pemukulan di kepala hingga retak. Karena posisi di kepala, maka darah akan mengucur sangat banyak," ungkap Poppy Amalya.

Beda halnya dengan jasad Tuti, disebutkan pakar tidak ada luka akibat berusaha melawan pelaku.

"Kalau jasad ibu, selain luka di kepala, ada juga luka di bibir. Itu asumsinya korban dipukul karena ada dialog dengan seseorang yang bisa masuk kamar.

Atau korban dibekap. Atau ada benda di tangan pelaku, hingga sebebkan bibir korban robek," ungkap sang pakar, Poppy Amalya.

"Tidak ada luka di leher. Bisa jadi korban ibunya ini mati lemas, atau kekurangan oksigen," tambahnya.

Kemudian, pakar mengungkapkan setelah Amalia dibunuh, pelaku kelimpungan menghilangkan jejak pembunuhan.

"Dan jam 5, sebentar lagi jam 6. Tahu sendiri kan kalau jam 6 itu pasti sudah ramai di Jalan Raya Cagak. Jadi kehabisan waktu dari para pelaku," papar pakar.

Hingga akhirnya, pelaku pembunuhan pun menyeret jasad Amalia yang masih berlumuran darah ke dalam bagasi mobil.

Tak hanya itu, baju Amalia dilucuti pelaku demi menghilangan jejak.

"Pelaku menyeret Amel tapa dicuci terlebih dahulu. Untuk menghilangkan jejak, dibukalah bajunya," ungkap pakar.

Baca juga: 3 Hari Menghilang, Remaja Putri Kepergok Sedang di Kamar Hotel Bersama 2 Pria

"Ini agar polisi terkecoh saat korban tidak mengenakan baju. Diduga pelecehan seksual untuk mengecoh polisi, supaya tidak fokus ke pelaku," pungkasnya. (TribunnewsBogor.com)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Rentetan Pembunuhan Ibu dan Anak Diungkap Pakar, Amalia Diduga Melawan Pelaku yang Dikenalnya.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved