Breaking News:

Limbah di Pantai Lampung

Alat Kurang Memadai, Polda Lampung Kirim Sampel Limbah Pantai ke Jakarta

Kepolisian Daerah Lampung yang menyelidiki dugaan pencemaran lingkungan tersebut, telah mengirim sampel limbah ke Jakarta.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Limbah di pantai Lampung. Alat Kurang Memadai, Polda Lampung Kirim Sampel Limbah Pantai ke Jakarta 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sampel limbah yang mencemari wilayah Pantai di Lampung sedang dalam tahap pengujian.

Kepolisian Daerah Lampung yang menyelidiki dugaan pencemaran lingkungan tersebut, telah mengirim sampel limbah ke Jakarta.

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman Nafarin mengatakan, sampel limbah diteliti di Jakarta karena laboratorium di Lampung belum memadai.

"Pengujian sampel di Provinsi Lampung belum bisa memberikan informasi dari kandungan limbah tersebut," kata Arie, Rabu (15/9/2021).

Oleh karena itu, lanjut Arie pihaknya mengirimkan sampel limbah menyerupai aspal itu ke Jakarta.

Baca juga: Kementerian LH Gandeng Pertamina Uji Limbah di Lampung

"Kami sudah uji sampel di Lab Lampung dan beberapa dan ternyata gak bisa karena peralatan gak lengkap jadi harus dikirim ke Jakarta," kata Arie.

Ia mengatakan bahwa sampel yang diambil tidak hanya berasal satu pantai, namun ada beberapa pantai yang diambil untuk di teliti lebih lanjut. 

"Sampel kita minta dari berbagai polres dengan persetujuan aparatur desa setempat untuk diuji," kata Arie.

Disinggung mengenai ada indikasi kebocoran pipa pada salah satu korporat yang berada di Kabupaten Lampung Timur, Arie belum dapat menjelaskan tudingan tersebut.

Namun yang jelas, lanjut Arie pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lokasi yang terindikasi terjadi kebocoran.

"Nanti kami cek dulu soal itu," kata Arie.

( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved