Breaking News:

Tanggamus

Stok Habis, Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanggamus Minta Vaksin Rabies ke Provinsi

Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanggamus mengaku masih mengupayakan penambah stok vaksin rabies karena stok yang ada sudah habis.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Stok Habis, Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanggamus Minta Vaksin Rabies ke Provinsi
net
Ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanggamus mengaku masih mengupayakan penambahan stok vaksin rabies karena stok yang ada sudah habis. 

Menurut Kabid Kesehatan Hewan Ternak Ari Priyanto, stok yang ada di pihaknya hanya stok untuk berjaga-jaga. Sedangkan stok untuk kegiatan vaksinasi rabies sudah habis. 

"Kami masih melobi ke provinsi minta tambahan stok vaksin. Sebab yang kemarin sudah habis. Untuk kebutuhan di Kota Agung saja masih kurang," ujar Ari, Rabu (15/9/2021). 

Sebelumnya Disnakbun Tanggamus hanya miliki stok vaksin rabies untuk 500 ekor hewan. Itupun stok berasal dari Dinas Peternakan Lampung. Dan kini sudah habis. 

Kebutuhan rutin di Tanggamus selama ini untuk vaksinasi rabies sebanyak 2.000 ekor hewan. Dan sering saat di lapangan jumlahnya makin banyak lagi.

"Semoga saja untuk tahun depan ada anggaran guna membeli vaksin rabies," kata Ari

Minimnya stok vaksin karena recofusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Sehingga anggaran untuk vaksin rabies ditiadakan. Padahal itu vaksinasi rabies harus dilaksanakan rutin tiap tahun. 

Hal itu demi mencegah mewabahnya penyakit rabies yang berasal dari hewan seperti anjing, kucing, kera dan hewan berdarah panas lainnya. 

Baca juga: Disnakeswan Lamsel Beri Vaksin Rabies 170 Ekor Hewan

Dan rabies harus dihindari karena bisa menular ke manusia. Lalu dampak penyakit rabies bisa sebabkan kematian pada mahluk hidup yang terjangkiti. 

Kemudian juga sampai saat ini belum ada obat untuk penyakit rabies, adanya hanya vaksin sebagai pencegah rabies timbul.

Vaksin tersebut pun tidak bisa untuk waktu yang lama. Maka diadakanlah vaksinasi rabies tiap tahun. Tujuan agar penyakit rabies tidak tiba-tiba timbul menjangkiti hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kera. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved