Berita Terkini Nasional

Warga Kota Baubau Geger, Ada Ular Piton 4 Meter di Ventilasi Ruko

Warga Kota Baubau geger, ada ular piton 4 meter di ventilasi ruko sampai-sampai petugas pemadam kebakaran harus turun tangan.

Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
KompasTV
Ilustrasi. Warga Kota Baubau geger, ada ular piton 4 meter di ventilasi ruko sampai-sampai petugas pemadam kebakaran harus turun tangan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Warga Kota Baubau geger, ada ular piton 4 meter di ventilasi ruko sampai-sampai petugas pemadam kebakaran harus turun tangan.

Ular pertama kali dilihat warga, berada di bagian ventilasi rumah toko atau ruko, di Kelurahan Bonebone, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Keberadaan ular menarik perhatian warga sekitar, sehingga banyak warga yang datang melihat secara dekat.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dengan menggunakan tangga dan alat penjepit, berhasil menangkap ular dan kemudian dimasukan ke dalam karung.

Jahrin Arpa, Kepala Seksi Operasional Damkar Baubau, mengatakan, keberadaan ular pertama kali dilaporkan oleh warga.

Ular kemudian dibawa ke kantor pemadam kebakaran, untuk ditampung sementara, dan rencananya akan di lepas liarkan, di habitatnya.

Baca juga: Heboh Ular Piton Telan Seekor Sapi Utuh, Akhirnya Perutnya Sobek

Telan Sapi Utuh

Di sisi lain, seekor ular piton menelan seekor sapi utuh. Ular piton tersebut akhirnya mati dengan kondisi perut terbelah.

Ular piton sepanjang 4,5 meter mati karena perutnya robek setelah menelan sapi berusia 2 tahun.

Mulanya pemilik sapi tengah mencari sapi peliharaannya yang sudah menghilang selama tiga hari.

Pencariannya kemudian menggegerkan warga setelah menemukan hewan melata berperut penuh itu berada di semak-semak.

Dalam video yang beredar tampak ular tersebut sudah sobek perutnya akibat melahap sapi utuh.

Peristiwa tersebut terjadi di Provinsi Phitsanulok, Thailand, 21 Agustus 2021 lalu.

Pejabat desa Nirun Leewattanakul berpendapat kemungkinan piton tersebut sangat lapar sehingga melahap hewan yang ukurannya lebih besar darinya.

"Setelah sapinya mati dan ditelan, perut ular itu membengkak dan mulai merenggang lebih besar. Sangat menakutkan," ujarnya dikutip dari Kompas.TV, Sabtu (28/8/2021),

Diyakini berusia 8 tahun, piton tersebut akhirnya dibakar dan dikubur di tempat penemuannya pertama kali.

Selain sapi, tak ada hewan lain yang dilaporkan ikut dimangsa.

Piton burma diketahui memiliki kemampuan luar biasa dalam urusan menelan.

Dia disebutkan dapat mengonsumsi hewan yang ukurannya dua kali lebih besar.

Rahangnya yang berukuran besar mampu mencengkeram mangsa dengan ukuran yang lebih dari ular tersebut.

Baca juga: Viral Penampakan Ular Piton Seukuran Raksasa di Mekarsari Kintap

Dilansir Surya Malang, Ular piton atau sanca memang dikenal jenis ular yang buas dan menyeramkan karena bentuk tubuh dan ukurannya yang besar.

Ular piton telan sapi di Mamuju

Kejadian serupa ular piton menelan seekor sapi juga pernah terjadi di Indonesia.

Ular piton memangsa sapi di Mamuju. Di tempat yang sama pada 2017 silam, ular piton juga memangsa manusia dan menelan seorang pemuda bernama Akbar. 

Pertengahan tahun 2017 lalu, warga Sulawesi Barat digemparkan dengan peristiwa ular piton raksasa memangsa Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah.

Akbar ditemukan tewas dalam perut ular piton dengan panjang 7.5 meter satu hari pasca dinyatakan hilang.

Akbar ditelang bersama sepatu laras yang digunakan memanen buah kelapa sawit.

Kali ini, warga Desa Salubiro kembali geger, seekor ular piton raksasa kembali muncul.

Ular itu ditemukan warga dalam kondisi perut buncit dan tak bisa bergerak dari tempat di sebuah kebun sawit warga.

Ular sanca atau ular piton tersebut memangsa hidup-hidup seekor sapi peliharaan warga yang jaraknya sekitar 300 km dari pusat Kota Mamuju.

Bahkan, video dan foto penemuan ular sanca kembang ini juga viral di media sosial, warga yang melihat langsung menvideokan dan diupload di facebook.

Menurut salah seorang warga, Hamzah, membenarkan kejadian itu.

Kata dia, ular yang memangsa sapi warga tersebut panjangnya diperkirakan 5 meter.

“Benar bahwa tadi pagi warga menemukan ular sawah (Phyton) yang memakan anak sapi,"kata Hamzah.

Dikatakan, sejak kemarin salah seorang warga mengikat induk sapinya di belakang rumah. Tapi tiba-tiba anak sapi tersebut hilang.

"Setelah dicari-cari, yang didapat adalah ular di semak-semak dengan perut membesar,” ujar Hamzah.

Baca juga: Pria Digigit Ular Piton Milik Tetangga Saat Sedang Duduk di Toilet Apartemen

Hamzah juga mengungkapkan, penemuan ular piton yang memangsa sapi warga itu tak jauh dari tempat Akbar tewas ditelan ular piton tiga tahun lalu.

"Itulah sebabnya para petani di Salubiro enggan dan biasanya takut ke kebun."

"Makanya kami berharap kepada pemerintah atau pihak berwenang ada upaya untuk menangkap ular-ular yang kami yakini masih banyak di kebun-kebun kami,"pungkas Hamzah.

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul Ular piton ditangkap di ventilasi ruko

( Videografer Tribunlampung.co.id / Rio Angga Saputra )

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved