Breaking News:

Universitas Lampung

BTN Serahkan Tiga Kendaraan Operasional ke Unila

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk kembali mengaplikasikan Program Pengembangan Operasional (PPO) melalui penyerahan tiga unit kendaraan dinas

ist
PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk kembali mengaplikasikan Program Pengembangan Operasional (PPO) melalui penyerahan tiga unit kendaraan dinas (randis) jenis Toyota Innova Reborn kepada Universitas Lampung (Unila), di pelataran belakang Rektorat, Rabu, 15 September 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk kembali mengaplikasikan Program Pengembangan Operasional (PPO) melalui penyerahan tiga unit kendaraan dinas (randis) jenis Toyota Innova Reborn kepada Universitas Lampung (Unila), di pelataran belakang Rektorat, Rabu, 15 September 2021.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., dan Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Hero Satrian Arif, S.E., M.H., serta Kepala Biro Umum dan Keuangan Ida Ropaida, S.E., M.M.

Deputy Branch Manager Bank BTN Lampung Vidy Aryo Fajar menyampaikan terima kasih atas kerja sama PPO berkelanjutan antara Unila dan Bank BTN.

“Semoga kerja sama dengan Unila dapat tumbuh dan berkembang baik, dan Bank BTN bisa mendapat kepercayaan penuh dalam menjalin kerja sama berikutnya,” ujarnya.

Ia juga berharap, bantuan ini menjadi berkah serta menunjang operasional kegiatan di lingkungan Universitas Lampung.

Rektor Unila Prof. Karomani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank BTN atas bantuan yang diberikan. Kebijakan ini dilaksanakan pimpinan universitas karena usia rata-rata kendaraan yang dimiliki pimpinan fakultas dan biro sudah di atas 15 tahun, yang biaya perawatannya jauh lebih besar.

Sedangkan dari segi peraturan, anggaran dari Kemendikbudristek tidak diperkenankan digunakan untuk memperbaharui kendaraan atau pun biaya sewa. Maka itu diputuskan program PPO dari bank mitra khususnya BTN ini dikelola salah satunya dengan cara pembiayaan perawatan kendaraan dinas.

“Semua aktivitas program PPO ini sudah melalui pengawasan Kejaksaan Tinggi Lampung dan sudah sesuai prosedur,” katanya.

Lebih lanjut Karomani menyatakan, bantuan ini bisa tuntas terlaksana pada Januari 2022 dengan menyesuaikan rancangan MoU yang sudah ada. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved