Breaking News:

Tanggamus

Pemkab Tanggamus Lampung Dukung Perpres Bantuan ke Ponpes

Pemkab Tanggamus mendukung penuh pendanaan pesantren untuk menunjang fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Bupati Tanggamus Dewi Handajani memberikan bantuan kepada salah satu pondok pesantren beberapa waktu lalu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Pemkab Tanggamus mendukung penuh pendanaan pesantren untuk menunjang fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Tanggamus Sabaruddin, Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, dalam rangka optimalisasi pendanaan dalam penyelenggaraan pesantren untuk menunjang fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

"Adanya perpres tersebut semakin menguatkan kebijakan yang selama ini telah diambil oleh Pemkab Tanggamus berupa pemberian bantuan berupa dana hibah kepada pondok pesantren di Tanggamus," kata Sabaruddin.

Ia mengaku, selama periode kepemimpinan Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM Syafi’i, bantuan yang sifatnya dana hibah itu rutin diberikan kepada pondok pesantren.

Bantuan kepada pondok pesantren sejalan dengan visi misi Bupati Tanggamus dan Wakil Bupati Tanggamus yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Tanggamus tahun 2019-2023. 

Hal itu ditetapkan dengan Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2019, yaitu Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera. 

Pada misi ketiga, yakni; mewujudkan pekon sebagai titik berat pembangunan bagi kehidupan sosial yang religius dan ekonomi kerakyatan yang berdasarkan pemberdayaan masyarakat, kemitraan, gotong-royong dan Bhineka Tunggal Ika.

"Artinya, Pemkab Tanggamus terus berkomitmen untuk memberikan perhatian berupa bantuan kepada pondok pesantren," ujar Sabaruddin.

Selanjutnya terkait jumlahnya, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Dan selama ini pun pemberian dilakukan secara merata, bergiliran. 

Pemkab Tanggamus menilai keberadaan pondok pesantren sebagai sarana peningkatan kualitas manusia yang penting.

Sebab di dalamnya ada kegiatan keagamaan, pendidikan dan mengutamakan asas kebhinekaan. 

Sebab para santri di dalamnya berasal dari berbagai wilayah di luar lokasi pondok pesantren tersebut.

Maka mereka sudah dibiasakan untuk saling mengenal dan menghargai satu dengan lainnya.

( Tribunlampung.co.id / tri yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved