Breaking News:

Universitas Lampung

Unila dan PT Indonesia Asahan Aluminium Tanda Tangani MoU

Universitas Lampung (Unila) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Holding BUMN Industri Pertambangan (PT Indonesia Asahan

ist
Universitas Lampung (Unila) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Holding BUMN Industri Pertambangan (PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum) MIND ID Kamis, 16 September 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Holding BUMN Industri Pertambangan (PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum) MIND ID Kamis, 16 September 2021.

Ruang lingkup kerja sama yang akan dijalin antara keduanya mencakup penelitian dan sumber daya manusia di bidang industri pertambangan, serta industri mineral dan batu bara.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., dan Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan.

Acara turut disaksikan tim kerja MIND ID, Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Heryandi, S.H., M.S., Wakil Rektor Bidang PKTIK Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., dan jajaran pimpinan di lingkungan Unila.

Dany Amrul Ichdan menyampaikan, MIND ID memiliki tim Sub Direktorat Sustainabilty yang membawahi, mengontrol, dan melaksanakan beberapa program yakni Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan (TJSL), program CSR, serta program pemberdayaan masyarakat.

Di bagian sustainabilty terdapat pula MIND ID Sustaibility Pathway, yakni alur yang memastikan bahwa sustainability dapat terjadi tidak hanya pada perusahaan, namun juga dirasakan masyarakat dan UMKM yang dibina MIND ID.

Unila sebagai partner kerja sama berperan mendukung kegiatan pada bagian sustainability tersebut, khususnya melakukan pembinaan UMKM.

Pembinaan ini diharapkan dapat mendorong UMKM binaan MIND ID naik kelas. Melalui kegiatan juga akan terpilih role model UMKM berkualitas yang mampu dijadikan template untuk menciptakan UMKM-UMKM lainnya.

Untuk itu ia menyarankan agar kerja sama keduanya dapat segera diimplementasikan dengan menentukan kerja sama apa yang bisa dilakukan terlebih dahulu dan dapat memberikan impact sehingga tercipta mutual benefit bagi keduanya.

“Mari setelah ini kita mulai start small, think big, tapi fast moving,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Rektor Unila mengatakan, MoU antara Unila dan MIND ID harus dikonkretkan lebih jelas melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Nantinya kedua belah pihak bisa menentukan fokus-fokus apa yang ingin dikembangkan dan  dicapai.

Dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan, kerja sama yang terjalin dengan MIND ID selaku praktisi dunia industri merupakan momen tepat bagi Unila yang kini tengah melakukan penguatan daya saing regional, nasional, dan internasional.

Selain itu, sejalan dengan program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar, maka kerja sama ini membuka peluang Unila untuk berkolaborasi dengan dunia industri dalam rangka menciptakan alumni berkualitas, mampu terserap di pasar kerja, atau menciptakan peluang kerja sendiri.

“Karena itu saya sekali lagi mengucapkan terima kasih. Mari kita wujudkan dalam bentuk kerja nyata supaya antara dunia industri, kampus, pemerintah, dan yang lain-lain bisa bekerja sama, berinovasi, bersinergi untuk kemajuan bersama”.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved