Breaking News:

Lampung Selatan

Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung Liar, KSKP Bakauheni Lampung Diganjar Penghargaan

Baru-baru ini KSKP Bakauheni diberikan piagam penghargaan dan plakat dari Flight Protecting Birds karena telah berhasil menggagalkan ribuan satwa liar

Tribunlampung.co.id/Domi
Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni mendapat penghargaan dari Flight Protecting Birds 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni mendapat penghargaan dari Flight Protecting Birds sebagai bentuk prestasi kepada pihaknya yang telah berhasil mengungkap beberapa kasus penyeludupan satwa liar maupun dilindungi.

Flight Protecting Birds merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berfokus pada perlindungan burung liar di Indonesia.

Baru-baru ini KSKP Bakauheni diberikan piagam penghargaan dan plakat dari Flight Protecting Birds karena telah berhasil menggagalkan ribuan satwa liar jenis burung selama 2 bulan terakhir.

Piagam diberikan oleh Nabila Fatma selaku Direktur Komunikasi Flight Protecting Birds kepada Kepala KSKP AKP Ridho Rafika

"Piagam penghargaan dan plakat ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi kami atas keberhasilan KSKP Bakauheni dalam menggagalkan penyelundupan 6.075 burung liar dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Yakni selama Agustus dan September 2021," kata Fatma saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

"Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu keluar utama bagi penyelundupan burung liar Sumatera ke Jawa," ungkapnya.

Ridho mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada jajarannya dalam mengungkap kasus penyeludupan satwa atau hewan liar maupun dilindungi.

"Terimakasih atas apresiasi dan penghargananya yang telah diberikan kepada kami," ujarnya.

"Semoga dengan penghargaan ini, dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan di sini untuk dapat bekerja maksimal dalam mengungkap kasus penyeludupan khususnya penyeludupan hewan atau satwa liar dan lindungi," ungkapnya.

Ridho menjelaskan burung-burung yang disita, telah dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Ridho juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhenti melakukan perburuan dan penyelundupan satwa atau hewan liar dan dilindungi.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan perburuan satwa atau hewan liar dan yang termasuk dilindungi.Karena dapat mengancam populasi dan ekosistem burung itu sendiri," ungkapnya.

"Mengingat burung memiliki fungsi ekologi bagi ekosistem seperti menyebarkan benih tanaman dan penyeimbang rantai makanan," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved