Breaking News:

Bandar Lampung

12 Gerai Bakso Sony Disegel, Pemkot Bandar Lampung Beri Kesempatan Terakhir

Pemerintah Kota Bandar Lampung mencoba memberikan kesempatan terakhir untuk manajemen Bakso Sony bisa kembali membuka seluruh gerai yang disegel.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribunlampung.co.id/Soma
Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi 

 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung mencoba memberikan kesempatan terakhir untuk manajemen Bakso Sony bisa kembali membuka seluruh gerai yang disegel.

"Ini kita harap hanya sementara, semoga dengan ini permasalahan terselesaikan," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi, Senin (20/9/2021).

Ia mengatakan penyegelan 12 gerai yang tersisa secara sekaligus itu guna memberikan daya desak yang lebih akibat sebelumnya dinilai cukup memberikan ajakan persuasif.

Diwawancara terpisah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi menyebut Bakso Sony telah melakukan permainan pajak sejak 2018 lalu.

"Memang sejak terpasangnya tapping box di Bakso Sony, mereka tidak menggunakannya secara optimal," kata Yanwardi saat diwawancara Senin (5/7/2021) lalu.

Menurutnya, dalam kurun waktu tiga tahun ini, kerugian yang diterima Pemkot Bandar Lampung akibat tidak optimalnya pajak dari Bakso Sony mampu mencapai angka miliaran rupiah.

Baca juga: 18 Gerai Bakso Sony di Bandar Lampung Disegel, Haji Son: Saya Sih Senang-senang Aja

Dihitung, pemasukan daerah yang tersendat, menurut dia, mencapai akngka Rp 450 juta rupiah per bulan.

"Selama ini mereka hanya setor Rp 150 juta, itu paling besar. Kadang Rp 120- Rp 130 juta," kata dia.

"Jadi memang berkurang hingga Rp 300 juta sebulan. Kalau tiga tahun berarti sudah berapa," lanjut dia. ( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved