Breaking News:

Bandar Lampung

Kasus Penyeroyokan PKL oleh Personel BPBD Bandar Lampung, Polisi Periksa 5 Orang Saksi 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa orang saksi

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Joviter
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana. Kasus Penyeroyokan PKL oleh Personel BPBD Bandar Lampung, Polisi Periksa 5 Orang Saksi  

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pasca terjadinya dugaan pengeroyokan yang dilakukan petugas BPBD Bandar Lampung terhadap pedagang kaki lima, Satreskrim Polresta Bandar Lampung sudah memeriksa lima orang saksi. 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa orang saksi untuk dimintai keterangannya. 

"Lebih dari lima orang saksi kita mintai keterangan," ujar Kasatreskrim Polresta Kompol Devi, Minggu (19/9/2021).

Namun dirinya tak dapat mengungkapkan identitas ke lima saksi tersebut, karena masih dalam tahap penyelidikan.

Baca juga: Sanksi Bagi Oknum Damkar Pengeroyok PKL di Bandar Lampung Tunggu Keputusan Wali Kota

Devi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rekonstruksi untuk menentukan peran masing-masing sejumlah orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Segera digelar rekonstruksi untuk mengetahui peranan mereka, baik sebagai saksi maupun pelaku," jelasnya.

Lanjut Devi, setelah itu penyidik dapat menentukan pasal yang bisa dikenakan terhadap peristiwa itu dan peranan masing-masing pelaku. 

"Pasal pidana yang dilanggar dapat ditentukan setelah ini (rekonstruksi)," katanya.

Sebelumnya diberitakan seorang pedagang kaki lima Ahmad (24) warga Langkapura menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung di Jalan P. Tendean, Palapa, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Jumat, 3 September 2021 sekitar pukul 17.00 WIB. 

Baca juga: Keroyok PKL, Oknum Personel BPBD Bandar Lampung Terancam Dipecat

Korban mendapatkan intimidasi karena tidak mengenakan masker saat menjaga lapak dagangannya.

( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved