Breaking News:

Lampung Selatan

Stop Stunting, Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Sosialisasikan Pentingnya 1.000 HPK

Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto sosialisasikan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan untuk stop stunting.

Dokumentasi
Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto menyosialisasikan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto sosialisasikan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan untuk stop stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Winarni meyosialisasi 1.000 HPK di Desa Mekar Mulya dan Desa Palas Aji, Kecamatan Palas.

Winarni mengatakan 1.000 HPK merupakan periode emas yang harus dipahami kaum ibu.

"Asupan makanan dengan gizi yang lengkap dan seimbang sangat penting untuk pembentukan seorang bayi pada masa kehamilan," kata Winarni, Rabu (22/9/2021).

"Pada periode ini seluruh instrumen besar mulai terbentuk, mulai dari fisik, otak, dan kejiawaan anak, telah berkembang dengan pesat," ungkapnya.

Winarni menuturkan oleh karena itu, kekurangan gizi pada periode ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak atau yang disebut stunting.

"Peran suami serta tokoh masyarakat dalam mengatasi stunting sangat diperlukan untuk bisa memahami kondisi ibu hamil," kata Winarni.

"Caranya dengan mengunjungi posyandu dan fasilititas kesehatan. Karena stunting bisa terjadi di usia 0 bulan masa kandungan," terangnya.

Winarni juga menyampaikan pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai program sebagai usaha percepatan pencegahan dan penurunan stunting di daerah setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved