Breaking News:

Lampung Selatan

DBD di Lampung Selatan Dalam Tiga Tahun Terakhir Alami Penurunan Jumlah Kasus

Demam Berdara Gengue (DBD) di Kabupaten Lampung Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami tren penurunan.

Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, B Didik Setiawan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Demam Berdara Gengue (DBD) di Kabupaten Lampung Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami tren penurunan.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, B Didik Setiawan.

Menurutnya, berdasarkan data di Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk tahun 2021 ini. Jumlah kasus hingga bulan Agutus lalu tercatat 109.

“Kalau tahun sebelumnya jumlah kasus segitu sudah terjadi di bulan maret atau april," kata dia, Kamis (23/9/2021).

Lebih lanjut Didik mengatakan, bila dibandingkan tahun 2019 lalu yang tercatat ada 395 kasus dan di tahun 2020 ada 371 kasus, tahun ini tren-nya menurun.

Baca juga: Kapolres Way Kanan Lampung AKBP Binsar Manurung Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba

Untuk daerah yang kasusnya tertinggi ada di Kecamatan Natar, Sidomulyo, Katibung dan Penengahan, Kalianda dan Palas.

"Dari data yang kami terima terkait kasus DBD tahun ini, Kecamatan Natar menjadi penyumbang kasus tertinggi yakni dengan 24 kasus,” ujarnya.

Sementara di Kecamatan Sidomulyo dengan 13 kasus. Kecamatan Katibung dan Penengahan masing-masing dengan 10 kasus. Kecamatan Kalianda dan Palas masing-masing 9 kasus.

"Trend penurunan kasus ini mungkin dikarenakan masyarakat sudah mulai sadar untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih. Terutama di masa pendemi seperti saat ini," pungkasnya.( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved