Breaking News:

Universitas Lampung

Dies Natalis ke-56: Geliat Unila Membangun Negeri di Masa Pandemi

 Puncak perayaan Dies Natalis ke-56 Universitas Lampung (Unila) yang berlangsung 23 September 2021, mengusung tema “Unila Bersinergi dan Berinovasi,

ist
 Puncak perayaan Dies Natalis ke-56 Universitas Lampung (Unila) yang berlangsung 23 September 2021, mengusung tema “Unila Bersinergi dan Berinovasi, Membangun Negeri di Masa Pandemi”. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,- Puncak perayaan Dies Natalis ke-56 Universitas Lampung (Unila) yang berlangsung 23 September 2021, mengusung tema “Unila Bersinergi dan Berinovasi, Membangun Negeri di Masa Pandemi”.

Frasa “Membangun Negeri di Masa Pandemi” sarat makna bagi Unila, khususnya ketika tantangan untuk memajukan dunia pendidikan menjadi bertambah berat di tengah pandemi Covid-19.

Tema itu juga melambangkan upaya Unila untuk terus bertahan, bersinergi, dan menjawab semua persoalan dalam mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi melalui berbagai inovasi.

Unila harus mewujudkan diri sebagai perguruan tinggi yang adaptif, berbasis luaran lebih konkret berdasarkan penerapan 8 IKU di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Peringatan Dies Natalis ke-56 ini akan termaktub dalam sejarah Unila. Mencatatkan sinergitas dan inovasi Unila yang derapnya tak terhenti, meski di tengah pandemi,” ujar Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., saat memberi sambutan pada Rapat Luar Biasa Senat dalam Rangka Dies Natalis ke-56 Unila di GSG setempat.

Orang nomor satu di Unila ini menyampaikan, tema Dies Natalis ke-56 Unila telah diwujudkan dalam capaian kinerja nyata satu tahun ke belakang. Di antaranya memutus mata rantai penyebaran dan mencegah penularan Covid-19 dengan membentuk Satgas Covid-19 Unila.

Menjalin sinergitas dengan berbagai pemangku kepentingan eksternal melalui perluasan jaringan serta memenangkan berbagai kompetisi nasional melalui Sikubis dan kegiatan kemahasiswaan.

Unila juga berhasil masuk pemeringkatan perguruan tinggi nasional dan internasional, berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan yakni konservasi biodiversity, turut aktif mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON), dan terbaru, Unila kembali memecahkan rekor MURI untuk pengukuhan guru besar terbanyak di Indonesia.

“Atas berbagai keberhasilan itu, kami berterima kasih kepada seluruh sivitas akademika Unila yang dengan sepenuh hati dan segenap tenaga berkomitmen mewujudkan visi Unila,” kata Prof. Karomani.

Penghargaan dan penghormatan juga ia sampaikan kepada the founding fathers Unila, para rektor terdahulu, dan sivitas akademika Unila baik lintas generasi maupun lintas periode.

Pada peringatan Hari Jadi ke-56 Unila ini disampaikan pula orasi ilmiah dari Dr. dr. Indri Windarti, S. Ked., Sp. PA., dengan judul “Konsep Pengembangan Pendidikan dan Penelitian pada Bidang Ilmu Patologi Anatomik di Era Covid-19”.

Selain Asisten Administrasi Umum Provinsi Lampung Drs. Minhairin, M.M., yang memberi sambutan mewakili Gubernur Lampung, nampak hadir ketua dan anggota DPRD Provinsi Lampung, anggota Forkopimda Provinsi Lampung, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung, para kepala dinas/instansi provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta se-Provinsi Lampung.

Kegiatan juga disiarkan langsung melalui Youtube dan Zoom Meeting. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved