Breaking News:

Lampung Selatan

Saniah Warga Miskin di Lampung Selatan Tak Bisa Dapat Program Bedah Rumah, Lahan Bukan Hak Milik

Harapan Saniah (77), warga Desa Canggu, Kalianda, Lampung Selatan, bisa tinggal di rumah yang cukup layak sepertinya tak bisa terwujudkan.

Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Syafaruddin mengatakan rumah Saniah (77) tidak bisa masuk ke dalam program bedah rumah karena terkendala kepemilikan tanah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Harapan Saniah (77), warga Desa Canggu, Kalianda, Lampung Selatan, bisa tinggal di rumah yang cukup layak sepertinya tak bisa terwujudkan.

Pasalnya, rumah reot dan tidak layak huni yang ditinggalinya bersama suami da seorang cucu-nya itu, tak dapat masuk dalam usulan programbedah rumah. Pasalnya lahan tempat berdirinnya rumah bukan miliknya.

Hal itu dikatakan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Syafaruddin saat mengunjungi rumah reot dan tidak layak tinggal milik Saniah di Dusun Kubang Handak, Desa Canggu, Kamis (23/9/2021).

Menurut Ahmad, pemerintah daerah sudah berupaya memasukkan rumah Saniah ke dalam program bedah rumah dari tahun lalu, namun terkendala kepemilikan tanah. Tapi milik tetangganya bernama Bakhtiar.

Baca juga: Cucian Mobil di Pringsewu Lampung Dihantam Angin Kencang

"Kami sudah berupaya memasukkan rumah Ibu Saniah ini ke dalam program bedah rumah.”

“Sekitar 2 kali. Tapi tidak dapat terealisasi karena terkendala satu syarat yakni kepemilikan tanah," ujarnya.

Ahmad mengatakan, pihaknya akan berupaya membantu Saniah untuk memiliki rumah.

Kata dia, hal itu akan upayakan baik melalui dinas. Karena Kadis Sosial sendiri Pak Dulkahar sendiri telah memerintahkan kepada 3 bidang dibidangnya untuk langsung turun memberikan bantuan.

"Upaya kita yaitu untuk assement, pencarian data, pengumpulan data apa saja yang dibutukan oleh kakek dan nenek tersebut,” kata Ahmad.

"Dari yang sudah kita dengar dari Ibu Saniah kan rumahnya dibangun di tanah milik tetangganya.”

“Sedangkan syarat bedah rumah kan harus miliki tanah sendiri. Tapi Kami akan mencoba mengupayakan supaya Ibu Saniah ini untuk mempunyai rumah," Ahmad menambahkan.

Dirinya mengatakan, dana bantuan di Dinas Sosial Lampung Selatan pun terbatas. Maka dari itu, juga diharapka adanya bantuan dari semua pihak baik pengusaha, politikus dan pejabat.

Termasuk para dermawan, baik pribadi maupun instansi untuk sama-sama membantu Ibu Saniah untuk mempunyai rumah.( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved