Breaking News:

Tanggamus

Anak Cekik Ayah Kandung di Tanggamus Lampung, Polsek Cukuh Balak Gelar Rembuk Pekon

Polsek Cukuh Balak, Polres Tanggamus menggelar rembuk pekon. Selesaikan persoalan perselisihan warga yang anaknya memiliki riwayat sakit jiwa

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Dedi Sutomo
Dokumen Polsek Cukubalak
Polsek Cukuh Balak gelar rembuk pekon untuk menyelesaikan persoalan keluarga salah satu warga stempat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  TANGGAMUSPolsek Cukuh Balak, Polres Tanggamus menggelar rembuk pekon.

Rebuk pekon dilakukan untuk menyelesaikan pertikaian antar anggota keluarga Sukirman, warga Pekon Sukaraja.

Kapolsek Cukuh Balak Inspektur Dua Eko Sujarwo mengatakan, permasalahan yang terjadi di dalam keluarga warga bernama Sukirman, bermula dari masalah dengan anaknya bernama Sukurullah (25).

Kejadian terjadi pada Selasa, 21 September 2021 lalu, sekira pukul 21.00 WIB. Kronologisnya, bermula saat Sukurullah yang memiliki riwayat gangguan jiwa menggunakan sepeda motor milik Sutarno, warga Pekon Umbar, tanpa izin pemiliknya.

Sukirman pun menasehati sang anak. Namun Sukurullah tak terima. Ia lalu mencekik ayahnya dan dilerai oleh Pahruddin.

Namun, karena Sukurullah tak juga mau melepaskan ayahnya, Pahruddin lalu memukul mata bagian kiri sang adik.

Baca juga: Pesona Danau Ranau di Lampung Barat, Cerita Si Pahit Lidah hingga Ular Naga Emas

Menurut Eko, sempat beredar informasi jika korban yang dipukul merupakan anak dibawah umur. Tapi, ia menegaskan, hal itu tidaklah benar.

"Akibat kejadian tersebut Sukurullah mengalami memar mata bagian kiri. Ada yang memposting di media sosial menyebut korban di bawah umur, informasi itu tidak benar," jelas Eko Sujarwo mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Minggu (26/9/2021).

"Korban merupakan anak kandung, dan bukan anak di bawah umur namun memiliki riwayat gangguan jiwa," kata Eko menambahkan.

Ia mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya telah melakukan mediasi dan rembuk pekon sebagai problem solving. Hasilnya semua sepakat permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Hasil mediasi dalam rembuk pekon, semua pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan. Permasalahan mereka sudah selesai dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tersebut," ujar Eko. 

Ditambahkan oleh Eko, Polsek Cukuh Balak juga telah berkoordinasi dengan kepala Pekon Sukaraja untuk bersama-sama membawa korban ke rumah sakit jiwa. 

Juga akan diupayakan agar dapat keringanan bantuan pengobatan mengingat keluarga korban merupakan keluarga prasejahtera.

"Ke depan, kami Polsek Cukuh Balak, bersama pihak pekon akan bersama-sama membantu membawa korban untuk diobati dan dirawat di rumah sakit jiwa, sebab keluarga tidak memiliki biaya," ujar Eko. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved