Breaking News:

Tanggamus

Bangunan Milik ASN dan Aparatur Pekon di Tanggamus Lampung Wajib Punya IMB

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanggamus menyatakan rumah ASN dan aparatur pekon wajib miliki IMB

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Tribun Lampung / Eka
ilustrasi 

 
Bangunan Milik ASN dan Aparatur Pekon di Tanggamus Wajib IMB

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanggamus menyatakan rumah ASN dan aparatur pekon wajib miliki Izin Mendirikan bangunan (IMB). 

Menurut Sekretaris DPMPTSP Tanggamus Adi Gunawan, hal itu adalah aturan baru yang berlaku didasari Surat Edaran Bupati Tanggamus nomor 143/4356/35/2021 tentang Aparatur Sipil Negara dan Aparatur Perangkat Pekon Kabupaten Tanggamus wajib memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Selanjutnya dasar surat edaran tersebut adalah Undang-undang no 28 tahun 2009, tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Peraturan Daerah no 14 tahun 2011 tentang IMB dan peraturan Bupati Tanggamus nomor 19 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Daerah tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Dengan adanya SE tersebut semakin menegaskan kepada ASN dan aparatur pekon untuk wajib punya IMB, ini supaya menjadi contoh bagi masyarakat," kata Gunawan mewakili Plt Kepala DMPTSP Tanggamus, Sukisno.

Ia menambahkan, dokumen IMB memang wajib dikantongi jika ada seseorang yang hendak membangun atau mengubah bentuk bangunan. Itu berlaku bagi siapa pun yang memiliki dan membangun bangunan.

Selanjutnya agar itu terlaksana maka para ASN dan aparatur pekon harus memberi contoh kepada masyarakat. Sehingga targetnya kini kedua golongan tersebut harus miliki dahulu IMB pada bangunan milik mereka. 

"ASN serta aparat pekon harus patuh serta mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Gunawan. 

Ia menambahkan, apabila itu tidak ditaati kemungkinan akan ada sangksi, meski saat ini belum ada putusan dari kepala daerah. Namun jika sudah ada edarannya dan harus jadi contoh tentunya berlaku sangksi moral. 

Untuk itu diimbau kepada seluruh ASN dan aparatur pekon untuk dapat mengurus dokumen IMB. Itu berlaku bagi yang akan membangun gedung, atau rumah, atau gudang maupun yang bangunan yang kini sudah jadi.

"Bagi yang sudah jadi bangunannya namun belum ada IMB itu masih bisa mengurusnya, silahkan ke kantor DMPTSP," ujar Gunawan.  

Ia mengaku, pengurusan IMB tentu membantu daerah dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Sebab daerah juga membutuhkan dana untuk pembangunan. 

Sekretaris DPMPTSP Tanggamus Adi Gunawan, juga mengaku, saat ini belum dipastikan pelayanan perizinan keliling atau yang dinamakan Pelayanan Masyarakat Ramah Amanah Tegas dan Unggul (Perikat Ratu). 

Baca juga: 24 IMB dan 14 Izin Usaha Terbit Hasil Layanan Perizinan Keliling di Gisting

"Perikat Ratu beberapa waktu lalu kami hentikan sementara karena kasus Covid-19 meningkat. Dan selanjutnya akan dibahas lagi jadwal dan lokasinya," ujar Gunawan. 

Ia mengaku dengan pelayanan keliling tersebut sudah terbukti meningkat PAD. Dan juga memudahkan masyarakat mengurus segala perizinan karena tempat pelayanan jadi lebih dekat dengan mereka. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved