Bandar Lampung
4 Napi Teroris Anggota JAD Lampung Deklarasi Setia NKRI
Sejumlah narapidana teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung mendeklarasikan diri mereka untuk setia pada Negara Kesatuan Republik Indone
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah narapidana teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung mendeklarasikan diri mereka untuk setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Janji sumpah setia tersebut dilakukan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandar Lampung, Selasa (28/9/2021).
Napi tersebut yaitu Yudhistira, M Rifki Montazeri, dan Indra Utama dari Lapas Kelas IA Bandar Lampung. Sementara satu napi lainnya yakni Awal Septo Hadi, napi Kelas IIA Metro.
Dalam deklarasi tersebut, keempatnya berikrar antara lain pertama, berjanji untuk setia pada NKRI dan melindungi segebap Tanah Air Indonesia dari segala tindakan aksi terorisme yang dapat memecah belah persatuan Indonesia.
Baca juga: Densus 88 Kembali Amankan Tertuga Teroris di Lampung, Ditangkap di Bandar Lampung dan Pringsewu
Kedua, para napi berjanji melepas baiat terhadap pemimpin/Amir ISIS yaitu Abu Bakar Al-Baghdadi, maupun yang menggantikannya yaitu Ibrahim Al-Hasyimi Al-Quraishi dan atau pemimpin organisasi Jihadis Radikal lainnya.
Ketiga, para napi menyesali kesalahan yang telah mereka perbuat dan tidak akan bergabung dengan Amir Kelompok Teroris lainnya yang terlibat dan menyetujui aksi terorisme dimana pun di dunia ini.
Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Iwan Santoso mengatakan, deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk membantu program pemerintah dalam mengembalikan mereka pada negara.
“Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk membatu program pemerintah mengembalikan mereka kembali ke NKRI,” ujar Iwan Santoso.
Iwan Santoso juga mengakui dalam membina para napi tindak terorisme agar dapat kembali lagi ke NKRI, tentu bukan hal mudah.
“Prosesnya lama, karena semua punya keyakinan dan untuk merubahnya perlu waktu,” kata Iwan Santoso.
Iwan menambahkan, dalam prosesnya pihaknya juga melakukan dialog bersama para napi dibantu pamong yang dididik BNPT.
“Kita berikan treatmen, dalam meyakinkan mereka untuk kembali ke NKRI,” kata Iwan.
( Tribunlampung.co.id / Joviter Muhammad )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/narapidana-teroris-jad-lampung-mendeklarasikan-diri-mereka-untuk-setia-pada-nkri.jpg)