Breaking News:

Pemerasan di Lampung Tengah

Ancam Sebar Foto di Ponsel, Pemuda Peras Korban Minta Rp 3 Juta

Supaya pelaku tidak menyebarkan poto-poto di dalam telepon genggam korban, pelaku meminta uang Rp 3 juta kepada korban.

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
dokumentasi
Barang bukti hasil pemerasan pelaku kepada korban.   

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Supaya pelaku tidak menyebarkan poto-poto di dalam telepon genggam korban, pelaku meminta uang Rp 3 juta kepada korban.

Menurut Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh, pelaku memeras korban dengan meminta uang Rp 3 juta dan akan mengembalikan lagi nomor handphone korban yang terjatuh.

"Pelaku meminta uang Rp 3 juta sebagai jaminan tidak menyebar poto tidak senonoh korban, dan uang itu juga sebagai alasan pelaku mengembalikan Handphone korban," jelas Muslikh.

Namun, setelah korban dan pelaku bertemu di salah satu rumah makan di Kampung Payung Rejo, korban memberikan uang kurang dari permintaan pelaku.

Baca juga: Pemerasan di Lamteng Berawal dari Ponsel Korban Jatuh di Jalan 

"Korban hanya memberi uang yang diminta pelaku Rp 2 juta. Setelah itu kami lakukan penyergapan dan penangkapan pelaku beserta barang buktinya," jelasnya.(sam)

Ponsel Terjatuh di Jalan

 Korban M mengatakan awal pemerasan itu bermula saat korban kehilangan telepon genggam miliknya di jalan, Kamis (23/9) lalu.

Setelah itu, korban menelpon ke nomor telepon genggam miliknya dan diangkat oleh pelaku Dodi.

"Saya telpon (ke nomor telpon korban), lalu dia (pelaku) angkat. Terus dia bilang kalau dia lihat poto-poto (tidak senonoh) saya di dalam (galeri handphone)," ujar koran M kepada penyidik Polsek Padang Ratu.

Kemudian menurut M, pelaku meminta sejumlah uang kepada dirinya, dan mengancam akan menyebarkan poto-poto tidak senonohnya kepada orang lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved