Breaking News:

Pringsewu

875 Sertifikat Tanah Program PTSL Didistribusikan ke Warga Pringsewu Lampung

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Rustam secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah itu.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik
Sebanyak 875 sertifikat tanah dari program PTSL didistribusikan ke masyarakat, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sebanyak 875 sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi Tanah, dan Lintas Sektoral tahun 2021 didistribusikan ke masyarakat, Kamis (30/9/2021).

Sebanyak  208 sertifikat bidang tanah di antaranya di Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo.

Kemudian, 542 bidang di Pekon Candiretno dan 125 bidang di Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Rustam secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah itu.

Baca juga: Manfaatkan Temuan Pembayaran Sertifikat PTSL, 4 Terdakwa Peras Kepala Desa di Lampung Timur

Fauzi mengatakan, program PTSL merupakan program unggulan Presiden Joko Widodo guna memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat.

Sertifikat, tambah dia, adalah bukti kuat dan kunci kepemilikan tanah.

"Bukan PBB (pajak bumi dan bangunan). PBB itu adalah kewajiban bagi yang memiliki tanah,” ujarnya.

Ditambahkan Fauzi, salah satu tujuan Presiden Jokowi mengadakan program ini supaya masyarakat bisa berusaha seluas-luasnya dengan sertifikat yang dimilikinya.

"Terima kasih kepada kepala pekon dan Pokmas yang sudah menyukseskan program ini. Sebab pemerintah daerah dan BPN tidak mungkin bisa bergerak dan bekerja sendiri,” katanya.

Baca juga: 2 Oknum PNS dan Oknum Ormas Peras Kades di Lampung Timur karena Pembayaran PTSL

Rustam mengatakan, sertifikat adalah alat bukti paling kuat atas kepemilikan tanah masyarakat sebagai jaminan kepastian hukum atas hak tanah tersebut.

"Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan bijak dengan memanfaatkan sebaik-baiknya. Saya berharap tahun depan semua bidang tanah di Pekon Siliwangi ini bersertifikat semua,” harapnya.

Kapekon Siliwangi Maryono mengungkapkan warganya mayoritas petani, sehingga tanah yang disertifikatkan rata-rata adalah kebun.

Menurut dia, 80 persen tanah di Siliwangi sudah bersertifikat.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved