Breaking News:

Pembunuhan di Lampung Tengah

Polres Lampung Tengah Amankan Pelaku Pembunuhan, Korban Alami Luka Tusuk pada Jantung

Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas mengatakan, korban Abdullah Jauhari ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk sajam

Penulis: syamsiralam | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam
Ekspose kasus pembunuhan di Mapolres Lampung Tengah, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas mengatakan, korban Abdullah Jauhari ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam pada tubuhnya.

Luka tusuk tersebut, ada yang mengenai bagian jantung korban dan perut. Sehingga korban meninggal dunia.

"Ada luka tusukkan (senjata tajam) yang mengenai jantung dan perut sehingga korban meninggal dunia di lokasi," kata AKP Edy Qorinas saat ekspose di Mapolres, Kamis (30/9/2021).

Ia menjelaskan, aksi pembunuhan itu dilakukan pelaku HS dengan menggunakan satu bilah sentaja tajam jenis badik.

Saat melakukan penangkapan terhadap pelaku, lanjut Edy,  pihaknya mengamankan barang bukti satu bilah badik, satu unit sepeda motor, baju tersangka, tas berwarna hitam dan baju korban.

Baca juga: BREAKING NEWS Tekab 308 Polres Lampung Tengah Amankan Pelaku Pembunuhan di Jalintim Terbanggi Besar

Edy menegaskan, pelaku HS dikenai Pasal 340 atau 338 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati.

Pelaku Diamankan 15 Jam Setelah Korban Ditemukan

Pihak kepolisian Polres Lampung Tengah dibantu Polda Lampung berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Abdullah Jauhari.

Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di Jalintim Sumatera, Terbanggi Besar.

Hanya berselang sekira 15 jam, tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah dibantu Polda Lampung berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial HS (65), warga Terbanggi Besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved