Breaking News:

Lampung Selatan

Ratusan Pendemo Geruduk Kantor Dinas Bupati Lampung Selatan

Ratusan pendemo yang tergabung organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi demo, Ka

Tribunlampung / Dominius Desmantri Barus
Ratusan pendemo yang tergabung organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi demo, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Ratusan pendemo yang tergabung organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi demo, Kamis (30/9/2021).

Salah satunya meminta kejelasan soal corporate social responsibility (CSR).

GMBI, Laskar Merah Putih, Gerakan Masyarakat Banten (Geram Banten), Laskar Inti Bersatu Antar Suku (LIBAS) melakukan aksi demo di 3 titik, yakni di depan Kantor Inspektorat Saber Pungli, di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan, dan di depan Kantor Dinas Bupati Lampung Selatan.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DLH Lampung Selatan, ratusan pengunjuk rasa bergerak menuju Kantor Dinas Bupati Lampung Selatan untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait transparansi masalah CSR.

Baca juga: Aksi Demo di Afrika Selatan Ricuh, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 400 Orang Ditahan

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) Wilter Lampung Ali Muktamar Hamas mengatakan jika dilihat urgensinya Lampung Selatan masih banyak memerlukan pembangunan.

"Masih banyak hal yang penting untuk dibangun di Lampung Selatan ini. Contohnya bedah rumah, perbaikan jalan-jalan berlubang. Dan masih banyak lagi fasilitas umum yang harus dibenahi," ujarnya.

"Sehingga manfaatnya nyata bagi masyarakat dan penggunaannya dapat jangka panjang," ungkapnya.

Setelah itu perwakilan pengunjuk rasa diterima masuk ke dalam Kantor Dinas Bupati untuk bertemu Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Setelah itu beberapa pengunjuk rasa menyampaikan masukan dan harapannya kepada Nanang Ermanto.

Setelah bisik-bisik singkat akhirnya para perwakilan pengunuk rasa tersebut meninggalkan kantor dinas bupati.

Ali mengatakan dari hasil diskusi tadi mereka meminta waktu 3 hari untuk bertemu kembali.

'Tadi Bapak ngomong beri kami waktu 3 hari buat mempersiapkan datanya, dan menjadwalkan akan bertemu kembali," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved