Tempat Wisata

Tempat Wisata di Bandung, Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan

Berikut Rumah Pengabdi Setan yang menjadi pilihan tempat wisata di Bandung yang tak boleh terlewatkan. Rumah ini diketahui menjadi lokasi syuting.

Editor: Hanif Mustafa
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Ilustrasi rumah pengabdi setan tampak depan. Berikut Rumah Pengabdi Setan yang menjadi pilihan tempat wisata di Bandung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tak selamanya rumah tua dan angker ditinggalkan begitu saja, sebaliknya di Bandung, Jawa Barat, dijadikan tempat wisata.

Keberagaman tempat wisata ini menjadikan kota Bandung ini sebagai tujuan para wisatawan.

Sebab, Bandung menyimpan berbagai sudut wisata yang unik dan layak dikunjungi.

Tak terkecuali dengan Rumah Pengabdi Setan yang dipercaya memiliki cerita horor di dalamnya.

Rumah ini berlokasi di perbukitan teh Kertamanah, Desa Margamukti, Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Dinamakan demikian karena bangunan milik PTPN VIII tersebut digunakan sebagai lokasi syuting film horor Pengabdi Setan, garapan Joko Anwar.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Pagerwangi Dome Tawarkan Pemandangan Alam yang Asri

Lokasinya diketahui hanya berjarak dua kilometer dari pasar Pangalengan.

Tak perlu khawatir atau takut tersesat, karena setelah menemukan gapura Desa Margamukti akan ada petunjuk jalan menuju tempat wisata horor ini.

Rumahnya pun ada di pinggir jalan dengan spanduk besar yang menghiasi bangunan tersebut.

Saat memasuki area depan destinasi, pengunjung akan disapa dengan hamparan halaman yang luas berhias tanaman hijau.

Tak jauh dari area parkir, lokasi rumah tampak depan yang ada pada film Pengabdi Setan pun akan terlihat.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Lima Rekomendasi Destinasi Romantis

Bangunannya masih terlihat kuat dan gagah, meskipun dikabarkan telah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda.

Rumah hunian ini bertipe eropa klasik dengan arsitektur gaya art deco.

Meski begitu, tak ada yang tahu soal sejarah pasti terkait kapan bangunan ini dibangun.

Banyak yang mengatakan bahwa dulunya Rumah Pengabdi Setan merupakan vila peristirahatan pada zaman Belanda.

Namun ada pula yang menyebutkan rumah angker tersebut bekas rumah tinggal warga Belanda, yang dikenal sebagai tuan tanah kebun teh di bukit Pangalengan.

Lantaran sudah ada sejak zaman dulu, lokasi hunian ini disebut sering memunculkan penampakan mistis.

Beberapa warga setempat mengaku pernah melihat sosok meneer Belanda di dalam rumah.

Menariknya, penampakan tersebut tak hanya terjadi pada malam hari, melainkan juga saat siang bolong.

Namun, daya tarik utama dari tempat wisata di Bandung ini justru tersembunyi di area belakang.

Sebab, rumah tampak depan yang ada di film tersebut tak bisa dimasuki lantaran masih ada penduduk yang menghuninya.

Setiap pengunjung yang penasaran akan suasana rumah angker di film itu akan diarahkan menuju rumah tua di area belakang, yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah pertama.

Terdiri dari dua lantai, rumah pengabdi setan ini hadir dengan banyak lorong di dalamnya, khas rumah zaman kolonial.

Sensasi menyeramkan pun akan langsung terasa saat berada di halaman.

Bahkan saat memasuki area dalam rumah, kesan mistis itu masih melekat.

Rumah ini memiliki beberapa ruangan yang sudah didekorasi sesuai dengan penggambaran yang ada di dalam film.

Lantai kayu dengan dinding bernuansa vintage juga terlihat menghiasi bangunannya.

Layaknya bangunan tua yang sudah lama tak berpenghuni dan tak terurus, decitan lantai kayu pun akan terdengar saat langkah kaki menapaki lorong-lorong rumah.

Di area ruang tamu, tepat di atas perapian, terpajang foto Ibu yang diperankan Ayu Laksmi, sosok yang begitu ikonik dalam film bergenre horor tersebut.

Keberadaan pigura berisi potret hitam-putih berukuran cukup besar ditambah kondisi bangunan yang tak terawat menjadikan tempat wisata di Bandung ini tampak menyeramkan.

Saat berkunjung ke lokasi wisata ikonik tersebut, tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke kamar Ibu, yang dikisahkan menjadi tempat yang paling angker di film.

Terletak di lantai dua, kasur putih kusam yang dihiasi kelambu di atasnya akan ditemukan di dalam ruangan tersebut.

Di sanalah, bunyi kemerincing lonceng kehadiran ibu digambarkan sering terdengar.

Dalam menambah kesan horor, pengunjung akan ditampilkan beberapa sosok hantu, seperti pocong, kuntilanak, dan genderuwo.

Tapi tenang saja, sosok tersebut bukanlah makhluk gaib sungguhan.

Penjaga rumah pengabdi setan, Kang Ipay mengaku ada banyak pengunjung yang datang sejak tempat ini dijadikan lokasi syuting pada 2017 lalu.

Lantaran ramainya pengunjung yang penasaran, akhirnya lokasi ini diubah menjadi obyek wisata.

"Saking banyaknya yang datang, ya udah apa salahnya kalau kita ajukan jadi wisata."

"Jadi saat ini kerja sama di bidang wisata," terang Kang Ipay, dikutip dari Tribun Jabar, Rabu (28/9/2021).

Sebelum pandemi Covid-19 mewabah, ada banyak YouTuber konten hantu yang datang tengah malam.

"YouTuber yang datang seperti Jurnal Risa, tim pemburu hantu, program televisi Tak Kasat Mata juga datang. Yang belum datang adalah Sara Wijayanto," terangnya.

Bukan hanya Rumah Ibu yang bisa para pengunjung datangi, rumah milik Pak Ustaz juga bisa dikelilingi, yang berada tak jauh dari sana.

Fakta misteri rumah pengabdi setan

Adapun beberapa fakta misteri rumah pengabdi setan, antara lain:

1. Punya relasi kuat dengan Belanda

Kesan horor diketahui sangat kuat menguar dari rumah ini.

Namun ternyata nyaris semua kejadian mistis yang pernah terjadi di sana berkaitan erat dengan Belanda.

Termasuk soal penampakan bocah yang pandai berbahasa Belanda hingga kasus mahasiswa kesurupan berbicara bahasa Belanda.

2. Akrab dengan pocong

Selain sosok meneer dan bocah Belanda, rumah angker ini juga akrab dengan para hantu terbungkus kain kafan itu.

Bahkan menurut penuturan tim Ghost Photography Community, beberapa penampakan sosok hantu di pohon pinus sekitaran rumah tersebut berhasil mereka tangkap.

Sehingga, wajar saja jika Joko Anwar memasukkan unsur hantu khas Indonesia dalam film garapannya.

3. Kejadian ketindihan

Ayu Laksmi, aktris pemeran Ibu di dalam film Pengabdi Setan ternyata punya pengalaman mistis.

Beberapa minggu di awal syuting, wanita 49 tahun itu pernah mengalami fenomena ketindihan.

"Mungkin karena baca skrip yang sedikit menantang kan. Saya biasanya bekerja memakai suara. Nah di film ini saya kan nggak boleh bicara," jelas Ayu.

4. Cocok dengan cerita Joko Anwar

Saat pertama kali menemukan rumah ini untuk lokasi syuting, sutradara Joko Anwar sudah jatuh hati.

Namun, ia mengaku sempat khawatir dengan kondisi rumah yang tak terurus.

"Pas ketemu, kondisinya parah banget. Bahkan diinjak saja nggak bisa," katanya.

Meski sempat mencari lokasi alternatif, ternyata Joko tetap menaruh hatinya pada tempat wisata horor di Bandung ini.

"Karena begitu lihat denahnya, posisi kamar, tangga, dan segala macam sama kayak di script."

"Jadi enggak (perlu) bongkar ruangan lagi karena sudah benar-benar plek kayak di cerita itu," sambungnya.

Gimana, tertarik untuk mendatangi rumah pengabdi setan?

Jika tertarik untuk datang ke lokasi ini, setidaknya perjalanan tersebut akan membutuhkan waktu tempuh sekitar tiga jam dari Bandung.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Rekomendasi Destinasi Paling Romantis

Setiap pengunjung tempat wisata di Bandung ini pun akan dikenakan tarif tiket seharga Rp 10.000. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved