Breaking News:

TDM Motor

Tunas Honda Lampung Gelar Gerakan Generasi "Cari Aman" Untuk Lampung Tertib Berlalu Lintas

Mewujudkan generasi muda yang paham keamanan dalam berkendara terutama disaat pengajaran tatap muka dan aktivitas lain mulai berjalan, instruktur safe

ist
Mewujudkan generasi muda yang paham keamanan dalam berkendara terutama disaat pengajaran tatap muka dan aktivitas lain mulai berjalan, instruktur safety riding Tunas Honda Lampung bersama pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung telah mengadakan seminar “Generasi #Cari_Aman Untuk Lampung Tertib Berlalu Lintas” yang diselenggarakan secara virtual melalui live zoom dan secara khusus mengundang pelajar dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Kamis (30/09/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, - Mewujudkan generasi muda yang paham keamanan dalam berkendara terutama disaat pengajaran tatap muka dan aktivitas lain mulai berjalan, instruktur safety riding Tunas Honda Lampung bersama pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung telah mengadakan seminar “Generasi #Cari_Aman Untuk Lampung Tertib Berlalu Lintas” yang diselenggarakan secara virtual melalui live zoom dan secara khusus mengundang pelajar dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Kamis (30/09/2021).

Seminar ini ditujukan untuk pemberian wawasan dan edukasi perilaku berkendara yang aman bagi generasi muda penerus bangsa yang tentunya perlu digerakkan sedini mungkin untuk dapat menjadi agen perubahan keselamatan berkendara yang ujungnya nanti adalah penekanan dari angka kecelakaan di Indonesia, khususnya provinsi Lampung.

Disampaikan dalam seminar, IPTU Agus Jatmiko P.Ag selaku Kanit Dikyasa Polresta Bandar Lampung, menyampaikan bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Lampung jumlah kasus kecelakaan lalulintas terjadi peningkatan 3% atau mengalami kenaikan 57 kasus. Pada tahun 2019 lalu jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 1.815 kasus, sedangkan pada periode Januari-Desember 2020 jumlah lakalantas mencapai 1.872 kasus.

dimana setiap harinya menyebabkan 6 sampai dengan 7 orang meninggal dunia.
Kecelakaan lalu lintas merupakan pembunuh global yang paling mengancam dan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kematian di Indonesia dimana hal ini dapat terjadi karena kurangnya kewaspadaan dan wawasan dalam berkendara serta kelalaian penggunaan kelengkapan berkendara, tentunya ini merupakan PR kita bersama, untuk itu partisipasi generasi muda taat aturan lalu lintas harus diberlakukan sejak dini.

“Akan sangat bijaksana bila orang tua mengijinkan anak – anaknya membawa kendaraan diusia dewasa dalam berkendara karena berkendara bukan hanya ajang untuk unjuk kekerenan semata, tetapi ada harga mahal yang dipertaruhkan disana yaitu nyawa kita sendiri,” tegas IPTU Agus Jatmiko.

Kepedulian untuk memberdayakan generasi penerus bangsa yang mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dibentuk dengan satu tujuan pasti yaitu Road Safety to Zero Accident.
Edukasi safety riding menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut, maka bersama – sama kita harus budayakan Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, dan mengutamakan Keselamatan Untuk Kemanusiaan karena lalu lintas adalah cerminan dari budaya masyarakat Indonesia sendiri.

Untuk mematangkan konsep safety riding, dari segi Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, N. Thano S.Si.T.,MM mengatakan bahwa seringkali ditemukan kasus kecelakaan terjadi dikarenakan rendahnya disiplin berlalu lintas, rendahnya public safety awareness dan belum memadainya kompetensi petugas di bidang keselamatan.
Permasalahan management di bidang transportasi juga ikut menjadi pembahasan dalam seminar ini seperti kurangnya koordinasi antar instansi yang terkait dengan penanganan keselamatan dapat memicu banyaknya korban meninggal dunia akibat kecelakaan.

Tentunya ini akan menjadi titik ukur kita untuk dapat memperbaiki dan berbenah bersama dalam mendukung serta mewujudkan Lampung yang lebih tertib berlalu lintas dengan satu tujuan pasti yaitu Road Safety to Zero Accident
Perlu ditanamkan 4 prinsip defensive driving mulai dari tingkat kewaspadaan, tingkat kesadaran, antisipasi, dan juga sikap serta mental yang baik. Kestabilan emosi saat berkendara haruslah dapat di kontrol karena hal ini dapat menjaga diri sendiri untuk tetap tenang dalam menghadapi situasi apapun saat berkendara.

Menutup kegiatan seminar edukasi safety riding ini, Tri Munardi selaku Instruktur Safety Riding Tunas Honda Lampung menambahkan bahwa Honda sendiri sudah gencar menjalankan himbauan safety riding sejak dari tahun 2002 hingga saat ini dan fokus utamanya adalah menciptakan generasi #Cari_Aman yang dapat memberikan contoh bagi generasi sesudahnya dan juga generasi sebelumnya akan pentingnya keselamatan berkendara.

“Catatan penting bagi seluruh pengguna jalan yaitu utamakan keselamatan dengan saling menghargai dan mematuhi tata tertib lalu lintas yang berlaku, mulai dari diri sendiri untuk membagikan budaya keselamatan berkendara kepada orang yang kita sayangi, dan terakhir jadilah Role Model bersama – sama mencegah dan mengurangi kecelakaan lalu lintas,” tutup Tri Munardi mengakhiri seminar.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved