Breaking News:

Pringsewu

Kejari Ungkap Kemungkinan Tersangka Lain Perkara Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengatakan, ada kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik
Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka dugaan korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu, Senin (4/10/2021). 

Kajari Pringsewu Ade Indrawan melalui SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 1 Oktober 2021 telah menetapkan Sriwahyuni selaku PPTK Sekretariat DPRD Pringsewu sebagai tersangka.

Sriwahyuni ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap telah merugikan keuangan negara Rp 311.821.300.

Nilai kerugian ini sesuai perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung nomor SR-1303/PWOB/5/2021 tanggal 9 September 2021.

Nilai kerugian itu atas dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2019 dan 2020.

Kerugian negara itu dari total anggaran makan dan minum Sekretariat DPRD sebesar Rp 1.095.770.000.

Rincinya, anggaran pada kegiatan belanja makanan dan minuman rapat alat kelengkapan dewan (AKD) dan kegiatan belanja makanan dan minum rapat paripurna tahun anggaran 2019 sebesar Rp 576.020.000.

Kemudian, kegiatan belanja makanan dan minuman rapat alat kelengkapan dewan (AKD) dan kegiatan belanja makanan dan minum rapat paripurna tahun angaran 2020 senilai Rp 519.750.000.

Terhadap kerugian negara ini, telah ada iktikad baik dari tersangka dengan menitipkan uang kepada penyidik sebagai pengembalian kerugian negara sebesar Rp 295 juta.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved