Breaking News:

Pringsewu

Prihatin Banyaknya Kasus Pelecehan, Jaksa Kejari Pringsewu Lampung Beri Pesan untuk Remaja Putri

Prihatin kasus pelecehan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Pringsewu Desna Indah Meysari (37) beri pesan kepada remaja putri.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B C
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Pringsewu Desna Indah Meysari 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Desna Indah Meysari (37), adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pidana tindak pelecehan terhadap anak di bawah umur yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Sosoknya sederhana dengan penampilan apa adanya meski tanpa make up yang berlebihan.

Selain JPU, Desna juga mengemban tugas sebagai kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Pringsewu.

Ibu dari dua anak ini prihatin terhadap peristiwa yang mengakibatkan perbuatan pelecehan dengan korban anak di bawah umur.

Dimana dalam kasus yang pernah Desna tangani, ada kesalahpahaman terkait perlakuan pelecehan orang dewasa terhadap anak.

Baca juga: Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu, Sriwahyuni Dikenai Wajib Lapor

Dikiranya dengan perbuatan yang dilakukan atas dasar pacaran atau suka sama suka dapat menghindarkan dari hukuman. 

Padahal sudah jelas diatur dalam UU Perlindungan Anak, perbuatan pelecehan terhadap anak bisa dikenakan sanksi pidana.

"Maupun suka sama suka, pacaran kek, baik itu wanita bayaran, maupun perempuan nakal, tetap Undang-Undang melarang," kata Desna.

Terkait itu, banyak orang yang salah paham. Padahal perbuatan itu jelas-jelas menyalahi ketentuan undang-undang. 

"Pidana penjara minimal lima tahun, dan maksimal 15 tahun," tegasnya.

Baca juga: Kejari Ungkap Kemungkinan Tersangka Lain Perkara Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved