Lampung Selatan
524 Huntap Selesai, Kini Sudah Ditempati Eks Korban Tsunami Lampung Selatan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan M Darmawan memastikan pengerjaan huntap sudah selesai 100 persen.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Sebanyak 524 unit hunian tetap (huntap) sudah selesai 100 persen.
Sebagian huntap yang diperuntukkan eks korban tsunami Kalianda, Lampung Selatan itu sudah ditempati.
Huntap tersebut tersebar di 10 desa dan empat kecamatan, yakni Rajabasa, Kalianda, Katibung, dan Sidomulyo.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan M Darmawan memastikan pengerjaan huntap sudah selesai 100 persen.
Baca juga: Arti Mimpi Tsunami, Tanda Akan Hadapi Situasi Sulit
"Huntap kita sudah selesai 100 persen. Kalau kemarin sudah ada yang menempati rumahnya, tapi belum semua. Nah, mungkin kalau sekarang sudah semua menempati rumahnya," kata Darmawan, Rabu (6/10/2021).
"Beberapa waktu lalu yang menempati mungkin baru 90 persen. Kalau untuk pembangunannya kita sudah selesai 100 persen," jelasnya.
Ia mengatakan, rapat yang dilakukan hari ini merupakan evaluasi terhadap dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi adminitrasi di Kabupaten Lampung Selatan yang pernah dibuat saat pertama kali tsunami terjadi.
"Tadi itu rapat evaluasi giat-giat apa saja yang sudah kita rencanakan, apakah sudah dilaksanakan semua atau belum," ujarnya.
"Jadi tujuan rapat evaluasi tadi untuk mendorong supaya prosesnya dipercepat lagi. Serta program-program yang belum dilaksanakan agar segera dilaksanakan," jelasnya.
Ia menuturkan, rapat juga membahas program-program yang mungkin sudah tidak relevan lagi supaya disingkirkan atau dibuang.
"Dalam rapat juga dibahas mengenai program-program yang sudah tidak relevan supaya dibuang. Dan kita diminta untuk menyesuaikan lagi program-program tersebut," katanya.
"Kalau program pembangunan hunian tetap (huntap) ini kan sudah selesai. Nah sekarang kita sedang mendorong kegiatan ekonomi," terangnya.
Ia menjelaskan, pihaknya sedang membuatkan program-program supaya perekonomian masyarakat bisa berputar kembali.
"Kita sedang mendorong kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi. Kita bantu dorong supaya programnya bisa dipercepat. Misalnya, pembangunan perahu. Kan perahu tersebut bisa mereka gunakan nelayan untuk menangkap ikan," tuturnya.
Darmawan mengatakan, program-program tersebut sudah ada dalam bentuk dokumen, dan pihaknya akan menjalankan sesuai dengan yang terdapat di dalam dokumen tersebut.
"Kita akan laksanakan sesuai dengan yang ada didalam dokumen itu," ujarnya.
"Program-programnya seperti pembangunan perahu, atau program-program keterampilan lainnya, seperti keterampilan membuat keripik pisang, pengolahan kopi dan lainnya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kalak-bpbd-lampung-selatan-m-darmawan-43.jpg)