Berita Terkini Nasional
Mobil Berisi Suami Istri Masuk Jurang 30 Meter Saat Parkir
Mobil berisi pasangan suami istri jatuh ke jurang sedalam 30 meter. Kejadian Jalan Pusuk Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penulis: Putri Salamah | Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kecelakaan nahas dialami mobil Avanza yang jatuh ke jurang pada Minggu (3/10/2021).
Mobil Avanza yang dikendarai seorang wisatawan jatuh dari ketinggian 30 meter di Jalan Pusuk Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Atas kejadian itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia yakni seorang pengemudi bernama Yakub (52) asal Dusun Gunung Ripin, Desa Bara Bali, Kecamatan Batukeliang, Lombok Tengah.
Sementara satu penumpang lain, istri Yakub, Mahini diketahui terluka parah.
Kondisi Mahini kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Sudjono, Selong.
Insiden itu dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Rita Yuliana.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Lampung, Niat Bantu Truk Mogok, 2 Pegawai Tol Tewas Terjepit
Rita menjelaskan bahwa kecelakaan maut berawal saat korban dan keluarganya mengunjungi tempat wisata Pusuk Sembalun.
Rita mengatakan, insiden itu terjadi ketika pengemudi hendak memarkirkan mobilnya di bahu jalan.
Namun, karena kehilangan kendali, mobil yang dikendarai Yakub keluar dari pembatas jalan dan jatuh ke jurang.
"Pengemudi dan penumpang tersebut berniat untuk memarkirkan mobil di bahu jalan," kata Rita Yuliana saat dihubungi.
"Out of control sehingga Pak Yakub dan istri jatuh ke jurang dengan kedalaman 30 meter," sambungnya.
Rita mengungkapkan, sebelum insiden itu terjadi pengemudi membawa tiga orang penumpang.
Dua orang penumpang lainnya disebut sudah turun lebih dulu.
"Jadi di dalam kendaraan tersebut ada empat penumpang, namun saat sampai di pusuk, dua orang anak sudah turun," ungkapnya.
Saat ingin memarkirkan mobil, hanya ada satu penumpang dan pengemudi di dalam mobil.
"Pengemudi dan penumpang tersebut berniat untuk memarkir," tambahnya.
Setelah insiden itu terjadi, pihak kepolisian langsung mengevakuasi mobil tersebut.
Evakuasi mobil tersebut, kata Rita, polisi menggunakan mobil derek dari Mataram dan bisa dievakuasi keesokan harinya. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )