Breaking News:

Bandar Lampung

DPRD Lampung Bantah Adanya Dugaan Jutaan Vaksin Terancam Kedaluwarsa

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung membantah adanya dugaan jutaan vaksin yang terancam kedaluwarsa. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu
Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo. DPRD Lampung Bantah Adanya Dugaan Jutaan Vaksin Terancam Kedaluwarsa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung membantah adanya dugaan jutaan vaksin yang terancam kedaluwarsa. 

Hal tersebut disanpaikan oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo kepada awak media, Rabu (6/10/2021).

Dengan rinciannya 1.026.354 dosis vaksin Covid-19 yang belum terpakai dan terancam kedaluwarsa. 

Sementara keberadaan buffer stock sebanyak 874.142 dosis yang tersimpan di Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Lampung yang belum dimanfaatkan. 

Dosis vaksin covid-19 yang belum terpakai ada sekitar 319 ribu dari total 3,4 juta dosis. 

Sedangkan dosis vaksinasi yang telah diterima Provinsi Lampung sekitar 23,50 persen dari total kebutuhan dosis Lampung 14,6 juta. 

Padahal jumlah ini mengalami kenaikan setelah adanya kunjungan dari Presiden RI Joko Widodo. 

Sampai saat ini pemerintah pusat juga terus mendistribusikan vaksin tersebut ke Lampung secara bertahap.

Jadi walaupun kuotanya sedikit, tetapi vaksinasi tetap berjalan dan begitu juga vaksinasi dari TNI dan Polri.

Memang ada persoalan mengenai input data yang sudah divaksinasi. Karena ada beberapa daerah terkendala dengan sinyal. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved