Breaking News:

Mesuji

Panitia Pilkades di Mesuji Lampung Diimbau Taat Aturan

Anwar Pamuji mengimbau seluruh panitia pilkades untuk menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Panitia Pilkades di Mesuji diimbau untuk mematuhi aturan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Panitia Pilkades di Mesuji diimbau untuk taat pada aturan.

Hal itu guna mencegah terjadinya konflik di ajang Pilkades.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mesuji Anwar Pamuji mengimbau seluruh panitia pilkades untuk menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami mengimbau agar semua panitia dapat melaksanakan pilkades secara bijak dan sesuai aturan yang berlaku supaya terhindar dari masalah," ujar Anwar Pamuji, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Pendaftaran Calon Kades Ditutup, 57 Desa di Mesuji Siap Gelar Pilkades Serentak November

Dikatakannya, dalam proses serta tahapan pilkades, panitia harus mengacu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendagri Nomor 112  Tahun 2015 tentang Pilkades, Permendagri Nomor 72 Tahun 2020, Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2015, Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2021.

Ada pula Petunjuk Teknis Pilkades Serentak Nomor MD 00.01/125/IV.B/MSJ/2021, dimana 57 desa di Kabupaten Mesuji akan menggelar pilkades serentak.

Anwar Pamuji menegaskan, pihaknya siap mengawal seluruh panitia pilkades di desa dan kecamatan apabila sudah bekerja sesuai aturan yang berlaku.

"Terkait dengan pilkades serentak ini keputusan dan kewenangan penuh ada di panitia, dan itu hak mutlak yang tidak bisa diintervensi dan diganggu gugat," terangnya.

Terpisah, Kabag Ops Polres Mesuji AKP HD Pandiangan mengatakan, kepolisian akan berusaha maksimal mengamankan pilkades.

"Jadi tanggung jawab kepolisian adalah untuk mengamankan keadaan sekitar jika terjadi kekisruhan. Terkait permasalahan calon kades bukan kewenangan kita," jelasnya, mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim.

Pandiangan menjelaskan, dalam penetapan calon kades yang berlangsung 6-8 Oktober 2021 ini, Polres Mesuji mengerahkan 86 personel di desa yang dianggap rawan.

Adapun keenam desa tersebut yakni Desa Mekar Jaya Kecamatan Tanjung Raya, Desa Kanggungan Dalam Kecamatan Way Serdang, Desa Tanjung Harapan Kecamatan Mesuji Timur, Desa Sumberejo Kecamatan Way Serdang, Desa Tebing Karya Mandiri Kecamatan Mesuji Timur, dan Desa Tanjung Menang Raya Kecamatan Mesuji Timur.

( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved