Breaking News:

Bandar Lampung

Polresta Bandar Lampung Tetapkan Oknum ASN Ngamuk Sebagai Tersangka

emeriksaan berkas perkara laporan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan oknum ASN Pemprov Lampung masih berlanjut. AA ditetapkan tersangka

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Joeviter Muhammad
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana. Polresta Bandar Lampung Tetapkan Oknum ASN Ngamuk Sebagai Tersangka 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemeriksaan berkas perkara laporan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, yang menyeret seorang oknum ASN Pemprov Lampung masih berlanjut.

Kini, aparat kepolisian telah menetapkan terlapor oknum ASN inisial AA (59) sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, AA ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses pemeriksaan penyidik.

Hasil gelar perkara telah menemukan alat bukti yang kuat, mengarah ke tuduhan yang dibuat pelapor, Eka Putra alias Royan.

"Penetapan tersangka dalam perkara ini dilakukan setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan alat bukti," kata Devi, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung Amankan Dua Terduga Bandar Narkoba

Devi meluruskan, dalam perkara tersebut bukan tindak pidana penganiayaan seperti yang banyak diketahui oleh masyarakat.

Pasalnya, video ASN mengamuk di depan sebuah lapak bubur ayam kadung viral di media sosial.

"Tersangka dikenakan pasal 335 KUHPidana, tentang perbuatan tidak menyenangkan atau 310 KUHPidana, tentang pencemaran nama baik," kata Devi.

Diketahui sebelumnya, perselisihan antara AA dan Royan yang merupakan sesama konsumen atau pembeli bubur ayam di Jalan ZA. Pagar Alam, Bandar Lampung pada 12 Agustus.

AA tersulut emosi lantaran bubur ayam pesanannya tak unjung datang. Emosi, AA lantas marah-marah pada pedagang bubur tersebut. 

Baca juga: Polresta Bandar Lampung Ringkus Pengedar Narkoba, Sita Paket Sabu Beserta Timbangan Digital

Melihat hal itu, Royan yang saat itu juga sedang membeli bubur ayam lantas menegur AA karena merasa tindakan AA tersebut tidak pantas. 

Namun, AA justru tersinggung dan semakin naik pitam. Aksi AA yang sedang mengamuk itu sempat viral di media sosial setelah Royan merekam kejadian tersebut menggunakan kamera ponselnya. 

Dalam video tersebut, Arfan sempat membuat gestur seolah melemparkan sesuatu pada Royan. 

Usai kejadian tersebut, Royan kemudian memutuskan untuk melaporkan Arfan ke Polresta Bandar Lampung atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

"Jadi bukan laporan penganiayaan, karena memang tidak ada kontak fisik antara pelapor dan tersangka pada saat kejadian itu," kata Devi. ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved