Breaking News:

Tanggamus

Tahun Lalu 165 Kasus, Saat Ini Cuma Ada 22 Kasus DBD di Tanggamus Lampung

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanggamus Bambang Sutejo, kasus DBD sejak Januari sampai September sangat sedikit.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
ABC
Ilustrasi. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tanggamus sampai September hanya 22 kasus.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Dinas Kesehatan Tanggamus menyatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) sejak awal tahun sampai September hanya 22 kasus. 

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanggamus Bambang Sutejo, kasus DBD sejak Januari sampai September sangat sedikit.

Itu jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 165 kasus. 

"Dari 22 kasus tersebut, tidak ada yang meninggal dunia," kata Bambang, mewakili Kadiskes Tanggamus Taufik Hidayat, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Sepanjang 2021 Ada 242 Kasus DBD di Bandar Lampung

Ia mengaku, ke-22 kasus tersebut kasusnya tersebar di berbagai puskesmas.

Kasus terbanyak dari Puskemas Kota Agung dengan tujuh kasus, lalu Puskemas Antar Brak, Kecamatan Limau dengan tiga kasus.

Lainnya Puskesmas Rantau Tijang, Puskesmas Sumanda dan Gisting masing-masing dua kasus.

Sedangkan 19 puskesmas lainnya nihil. 

Bambang mengaku, turunnya kasus DBD tahun ini karena beberapa faktor seperti adanya pembatasan kegiatan masyarakat terkait pandemi Covid-19 sehingga mengurangi transmisi penularan.

Baca juga: Sepanjang April 2021 Ada 15 Kasus DBD di Lampung Selatan

Curah hujan sampai dengan bulan September masih sedikit sehingga populasi nyamuk aedes aegypti juga tidak meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved