Breaking News:

Kesehatan

Halo Dokter, Berkulit Putih Berisiko Terkena Kanker Kulit

dr Desidera Husadani SpDV dari Klinik Skin Rachel mengatakan, kanker kulit terjadi saat sel-sel kulit normal berkembang dengan cepat.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dini
dr Desidera Husadani. Halo Dokter, Berkulit Putih Berisiko Terkena Kanker Kulit 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kanker adalah penyakit yang ditakutkan manusia sampai sekarang.

Salah satu jenis kanker adalah kanker kulit.

dr Desidera Husadani SpDV dari Klinik Skin Rachel mengatakan, kanker kulit terjadi saat sel-sel kulit normal berkembang dengan cepat dan menunjukan keganasan.

Kanker kulit disebabkan oleh genetik, dan sering aktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan sunscreen.

Sehingga orang yang sering aktivitas di luar ruangan merupakan orang-orang yang berisiko terkena kanker kulit.

"Selain itu, orang-orang yang berkulit putih juga berisiko terkena kanker kulit. Itu sebabnya orang-orang yang memiliki kulit sawo matang atau hitam harus bersyukur, karena risiko terkena kanker kulit sangat kecil," kata dr Desidera dalam webinar bersama Tribun Lampung, Kamis (7/10).

Kanker kulit bisa muncul di kulit tubuh manapun, termasuk kulit kepala. Kanker kulit juga bisa muncul di rongga mulut.

Namun penyebabnya bukan karena sinar uv. Penyebabnya adalah genetik dan kebiasaan merokok.

Kanker kulit ada tiga jenis, yakni melanoma, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel basal.

Ketiga jenis kanker kulit tersebut memiliki ciri yang berbeda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved