Breaking News:

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Prioritaskan Warganya untuk Segera Divaksin

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memprioritaskan warganya untuk segera divaksin.

Tribunlampung.co.id/Domi
Asisten Satgas Covid-19 Lampung Selatan Badruzzaman. Pemkab Lampung Selatan Prioritaskan Warganya untuk Segera Divaksin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memprioritaskan warganya untuk segera divaksin.

Keterangan itu disampaikan asisten Satgas Covid-19 Lampung Selatan Badruzzaman di ruangannya di ruang Setdakabab Lampung Selatan, di area Kantor Dinas Bupati setempat, Jumat (8/10/2021).

Menindaklanjuti intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 tahun 2021 tentang PPKM level 1-4 dan Mengoptimalkan posko penanganan Covid-19, serta intruksi Gubernur Lampung Nomor 20 tahun 2021 tentang PPKM level 3 dan level 2 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengeluarkan Intruksi Bupati (Inbupati) nomor 14 tahun 2021.

Badruzzaman menuturkan pihaknya sedang menupayakan percepatan vaksinasi kepada masyarakat.

"Pak Bupati mengintruksikan untuk memprioritaskan vaksinasi untuk masyarakata. Itu menjadi skala prioritas," katanya.

"Namun kendalanya, saat ini persedian vaksin kita terbatas. Kalau tenaga medis kita sudah siap. Jumlahnya ada sekitar 250 vaksinator yang tersebar di 17 puskesmas di Lampung Selatan," ujarnya.

Badruzzaman meminta jika vaksin tersedia segera didistribusikan, jangan disimpan.

"Kendalanya sekarang kan diketersedian vaksinnya. Tenaga medis sudah siap, masyarakat juga sudah antusias. Jadi saya meminta, jika vaksin sudah tersedia jangan disimpan segera langsung distribusikan," ungkapnya.

Badruzzaman juga mengatakn kendala dalam pendataan jumlah orang yang sudah di vaksin, karena vaksinasi dilakukan juga oleh beberapa elemen.

"Kendala dalam pendataan jumlah orang yang sudah di vaksin, karena vaksinasi ini dilakukan juga oleh beberapa elemen. Seperti vaksinasi yang dilaksanakan TNI/Polri, Partai, BINDA, juga dari IDI. Sehingga pendaataan atau adminitrasinya sedikit terlambat," jelasnya.

Badruzzaman mejelaskan syarat untuk penurunan level 3 menjadi level 2, capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 50 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 untuk Lansia di atas 60 tahun minimal 40 persen

"Selain itu syarat lain untuk penurunan level 2 menjadi level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1  untuk Lansia di atas 60 tahun minimal 60 persen," ujarnya.

"Untuk kabupaten atau kota dengan level 2 pada Inmendagri Nomor 44 Tahun 2021 dan tetap berada pada level 2 atau level 1 berdasarkan indikator penyesuaian upaya
kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan per 4 Oktober 2021," terangnya

"Kabupaten atau kota akan diberikan waktu 2 minggu untuk mencapai target vaksinasi pada poin sebelumnya. Dengan ketentuan apabila target vaksinasi tidak tercapai dalam 2 minggu, maka kabupaten atau kota tersebut akan naik dari level sebelumnya ke level 3," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved