Breaking News:

PON Papua 2021

Tampil Percaya Diri, Nabella Ariantika Rebut Medali Perak di PON XX Papua Cabor Atletik

Jelang berakhirnya Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021, kontingen Lampung terus menambah pundi-pundi medali.

Dokumentasi Humas KONI Lampung
Atlet Lampung Nabella Ariantika (kiri) saat menerima medali perak cabor atletik nomor sapta lomba di PON XX Papua. Jelang berakhirnya Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021, kontingen Lampung terus menambah pundi-pundi medali. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang berakhirnya Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021, kontingen Lampung terus menambah pundi-pundi medali.

Satu medali terbaru disumbangkan Nabella Ariantika, dari cabang olahraga atau cabor atletik nomor sapta lomba.

Nabella berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Lampung.

Nabella Ariantika tampil meyakinkan dengan perlawanan gigih pada tujuh nomor lomba yang dirangkum dalam sapta lomba di cabor atletik PON XX Papua 2021.

Nabella sangat tampil percaya diri menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih dewasa saat bertanding di stadion Atletik Sport Center Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Jadwal Final Sepak Bola PON XX Papua 2021, Kamis (14/10/2021) 16.30 WIT

Dalam tujuh nomor yang dilombakan total nilai yang diperoleh Nabella adalah 4.185 poin, menduduki posisi kedua dengan medali perak.

Sementara medali emas diperoleh atlet Banten, Nida Nurul Hasanah dengan poin 4.430 dan perunggu diraih Ramadona dari Sumbar dengan nilai 4.046. 

Superioritas atlet Banten sempat dipertanyakan beberapa kontingen.

Bahkan, dikabarkan sejumlah kontingen sudah melayangkan protes, tentang gender Nurul Hasanah, seperti yang terjadi pada atlet Voli Proliga, Aprilia Manganang.

Secara teknis, dari 7 nomor lomba yang dijalankan, hampir seluruhnya dikuasai Hasanah dari Banten ini.

Baca juga: UPDATE Perolehan Medali PON XX Papua 2021, Lampung Masih di 10 Besar Klasemen

Hanya 2 nomor yang lepas yaitu lompat tinggi yang dimenangkan Sofura Humairoh dari Bangka Belitung dan cabor lari 800 meter atas Romadona dari Sumbar.

Sedangkan Nabella, di setiap nomor berada di peringkat dua. 

Lampung juga melakukan protes terhadap kondisi gender atlet Banten itu.

“Karena ada indikasi atlet Banten hormonnya dominan laki-laki, kita mengajukan protes ke panitia PB PON,."

"Meskipun tidak memengaruhi hasil, ke depan atlet tersebut (bisa) diskualifikasi,” kata Marsum, manajer Atletik Lampung. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved