Breaking News:

Lampung Selatan

Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2021 di Lampung Selatan Digelar Secara Hybrid

Tujuannya supaya pelaksanaan pilkades yang rencananya dilaksanakan pada 28 Oktober 2021 mendatang dapat berjalan aman, damai, dan kondusif.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mempersiapkan deklarasi damai dalam rangka Pilkades serentak gelombang I pada 18 Oktober 2021 mendatang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan deklarasi damai dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang I pada 18 Oktober mendatang.

Deklarasi damai tersebut rencananya dilaksanakan secara hybrid (offline) dan (online).

Tujuannya supaya pelaksanaan pilkades yang akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2021 mendatang dapat berjalan aman, damai, dan kondusif.

"Jumlah penyelenggara sampai di tingkat desa ini sekitar 6.000 orang. Tentu kita tidak akan mungkin mengumpulkan semuanya. Tidak efektif dan kita masih pandemi. Oleh karena itu telah disepakati deklarasi damai dilaksanakan secara virtual," ujar Supriyanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga menjadi ketua pelaksana pilkades, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Sosialisasi Pilkades Serentak Secara Virtual

"Deklarasi ini intinya mengajak kita semua bahwa kita punya tanggung jawab agar pelaksanaan pilkades nanti bisa berjalan dengan baik dan aman. Jadi baik peserta dan panitia semua taat aturan," sambungnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan Rohadian menjelaskan, pilkades serentak gelombang I tahun 2021 akan diikuti 84 desa yang tersebar di 17 kecamatan.

"Jumlah calon kepala desa yang mengikuti pilkades sebanyak 279 orang. Kemudian jumlah panitia sebanyak 4.265 orang dan jumlah saksi sebanyak 1.717 orang dengan jumlah 469 tempat pemungutan suara (TPS)," jelasnya.

"Untuk peserta paling banyak ini di Kecamatan Jati Agung sebanyak 81 orang, lalu Kecamatan Kalianda 78 orang, Kecamatan Rajabasa dan Natar masing-masing 68 orang," terangnya.

Rohadian menuturkan, dalam pelaksanaan deklarasi damai, hanya Kecamatan Kalianda yang akan mengikuti secara langsung di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan.

"Karena kita melihat jarak Kecamatan Kalianda yang dekat. Selain itu, situasi pandemi saat ini yang tidak memungkinkan kita untuk mengumpulkan seluruh peserta dari 17 kecamatan," terangnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved