Breaking News:

Muktamar NU

Tempat Muktamar ke-34 NU di Lampung Tinggal Tunggu Verifikasi PBNU

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung belum memastikan lokasi pasti pelaksanaan Muktamar NU ke-34.

Dokumentasi Tribunlampung.co.id
Katib PWNU Lampung Basyaruddin Maisir. Tempat Muktamar ke-34 NU di Lampung Tinggal Tunggu Verifikasi PBNU 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung belum memastikan lokasi pasti pelaksanaan Muktamar NU ke-34.

Hal itu baru akan diputuskan setelah adanya verifikasi penyelenggara dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Katib PWNU Lampung Basyaruddin Maisir mengatakan telah ada empat rekomendasi tempat yang diusulkan kepada PBNU untuk pelaksanaan Muktamar NU pada akhir tahun nanti, atau tepatnya pada 23-25 Desember 2021.

"Ada empat tempat, saat ini, keempatnya sudah disurvei," kata dia, Sabtu (16/10/2021).

"Sejauh ini keempatnya memberikan tanggapan yang baik," imbuhnya.

Baca juga: Sempat Disurvei Tim PBNU, Itera Lampung Siap Jadi Lokasi Muktamar NU ke-34

Empat tempat yang dimaksud antara lain Pondok Pesantren Darussa'adah di Kabupaten Lampung Tengah, Universitas Malahayati, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan dan Institut Teknologi Sumatera (Itera). 

Selain menunggu hasil verifikasi tempat, saat ini PWNU Lampung juga dikatakannya masih menunggu adanya mandat tertulis yang dikeluarkan oleh PBNU sebagai penyelenggara hajat tersebut.

"Kita juga masih belum banyak bergerak, karena belum adanya SK penunjukan yang menerangkan PWNU Lampung sebagai penyelenggara Muktamar NU ke-34," kata dia.

Nantinya, setelah dua poin tersebut diputuskan, pihaknya akan membahas poin-poin yang bersifat pematangan agar kegiatan berjalan lancar.

Diwawancara terpisah, Ketua PWNU Lampung Prof Mukri memberikan tanggapan diplomatiknya saat ditanyai tentang calon Ketua PBNU untuk periode waktu mendatang.

Baca juga: Sempat Disurvei Tim PBNU, Itera Lampung Siap Jadi Lokasi Muktamar NU ke-34

"Munculnya nama-nama tersebut adalah hal yang wajar. Ya biasalah itu mah dinamika," kata Mukri saat diwawancara Tribunlampung.co.id, Kamis (14/10/2021) kemarin.

"Yaudah biarkan saja itu berkembang, itukan dinamika," imbuh Mukri.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved