Breaking News:

Pringsewu

Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 47 M untuk UMKM di Pringsewu Lampung

Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran hingga Rp 47 miliar untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Pringsewu.

Tribunnews
Ilustrasi UMKM 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran hingga Rp 47 miliar untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Pringsewu.

Anggaran itu diguyurkan melalui program bantuan produktif usaha mikro (BPUM) selama kurun 2020-2021.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pringsewu Bambang Suharmanu mengungkapkan, anggaran ini direalisasikan langsung kepada pelaku UKM.

Tepatnya untuk sebanyak 15.081 pelaku UKM di Bumi Jejama Secancanan pada 2020. Mereka masing-masing mendapatkan Rp 2,4 juta, sehingga totalnya Rp 36,194 miliar.

"Untuk 2021 ini, nilai bantuannya turun menjadi Rp 1,2 juta per pelaku UKM," ujar Bambang, Senin, 18 Oktober 2021.

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Lampung Tengah, Berharap Pelaku UMKM Bisa Maju dan Berkreasi

Ditambahkan Bambang, yang memperoleh bantuan tahun ini mencapai 9.488 pelaku UKM. Nilainya sebesar Rp 11,385 miliar.

Kabid Koperasi dan UKM Koperindag Pringsewu Peni Widayati menuturkan, penerima manfaat bantuan ini diusulkan dari tingkat bawah pekon.

Data dari pekon, selanjutnya disampaikan ke pemerintah pusat.

Diskoperindag hanya bertugas menghimpun data dan menyampaikan ke pusat.

Sementara verifikasi data untuk menentukan UKM yang layak mendapat bantuan ditentukan pusat.

Di antara syarat tersebut, sedang tidak mempunyai kredit atau piutang.

Selain itu, keberadaan UKM harus diperkuat dengan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Sehingga tidak semua pelaku UKM menerima bantuan.

Dia mencontohkan, pada 2020 kemarin terdapat usulan sebanyak 37.712 UKM.

Namun, yang terealisasi hanya sebanyak 15.081 pelaku UKM.  ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved