Tempat Wisata

Tempat WIsata di Bandung, Bukit Jamur Rancabolang Ciwedey

Simak tempat wisata di Bandaung yang bisa jadi rujukan yakni Bukit Jamur Rancabolang Ciwedey sering menjadi pilihan spot foto para wisatawan.

Tayang:
Editor: Hanif Mustafa
Instagram/@bukitjamurciwidey
Ilustrasi. Berikut tempat wIsata di Bandung yang berbeda dengan lainnya yakni Bukit Jamur Rancabolang Ciwidey. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ingin ke tempat wisata di Bandung yang unik dan tak seperti biasa, apa salahnya mencoba mendatangi Bukit Jamur Rancabolang Ciwedey.

Sebab di sana kamu dapat menemukan pemandangan pohon yang berbeda.

Lokasinya berada di kaki Gunung Tilu dan Gunung Patuha, tepatnya di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

Bukit jamur tersebut sebetulnya bukan bukit yang ditanami jamur, melainkan pepohonan yang dibentuk menyerupai jamur.

Setibanya di tempat wisata itu, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan deretan pohon cemara hijau yang rimbun dan menyejukkan.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Jelajahi Kota Mati di Kampung Gajah Wonderland

Layaknya jamur jenis Shimeji, pohon jamur itu memiliki batang yang pendek tapi kokoh.

Daunnya pun dibentuk menyerupai topi jamur.

Menariknya, semua bentuk pohon tersebut dibuat secara manual agar mengentalkan konsep yang diusung.

Lantaran miliki panorama alam yang indah, Bukit Jamur Rancabolang Cidiwey ini sering menjadi spot foto bagi para pencinta selfie.

Tak hanya orang asli Bandung yang datang, bahkan wisatawan luar Kota Kembang rela menyambangi destinasi alam ini.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, 5 Tempat Bakmi Legendaris di Kota Kembang yang Jadi Rekomendasi

Terlebih, ternyata lokasi tersebut juga sering dijadikan sebagai lokasi pemotretan pre-wedding.

Hanya berbekal uang Rp 10 ribu, kamu sudah bisa berkeliling tempat wisata di Bandung ini dan menikmati suasananya secara langsung.

Selain pohon jamur, di sana juga terdapat jembatan khusus untuk melihat panorama Bukit Jamur.

Dari sana, kamu bisa melihat hijaunya hamparan kebun teh. Tak jauh dari sana juga ada pemukiman warga.

Tak hanya bisa menikmati panorama alamnya, kamu juga dapat berwisata sejarah di Bukit Jamur Rancabolang Cidiwey ini.

Sebab, terdapat bangunan pabrik teh yang ternyata merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda.

Bahkan pabrik tersebut memiliki gaya arsitektur bangunan Belanda.

Dari cerita warga setempat, sebenarnya kawasan ini awalnya bukan tempat wisata.

Destinasi yang dapat ditempuh selama dua jam perjalanan dari Bandung ini tak lain hanyalah sebuah perkebunan teh milik PTPN VIII Unit Rancabolang yang banyak ditumbuhi pohon cemara.

Namun karena lokasinya yang strategis, para pengelola akhirnya mengubahnya menjadi tempat wisata di Bandung yang menarik dan cocok untuk jadi spot foto.

Jika kamu tertarik ingin menyambangi Bukit Jamur Rancabolang Ciwidey untuk berfoto, waktu yang tepat adalah siang hari.

Sebab cahaya matahari akan membuat hasil fotomu yang berlatar pohon jamur dan kebun teh itu semakin indah.

Soal fasilitas, tak perlu khawatir. Bukit Jamur Rancabolang Ciwidey ini dilengkapi fasilitas yang beragam, mulai dari toilet, musala, warung-warung yang menjual beragam kuliner hingga tempat parkir.

Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

Lelah berwisata, kamu juga bisa menikmati kuliner Bandung. Misalnya di kedai kopi Nanti Juga Tau.

Jika rindu dengan suasana hangat saat nongkrong bareng teman di gardu lingkungan rumah, kedai ini bisa dijadikan pilihan yang tepat.

Didirikan pada 2020, tempat yang berlokasi di Jalan Sudirman ini tak terlalu besar.

Bahkan, tempat wisata ini tersembunyi di antara bangunan modern di Bandung.

Untuk menemukannya pun para pengunjung harus menyusuri gang sempit terlebih dahulu di samping minimarket.

Akan tetapi, tak perlu khawatir atau takut tersesat. Sebab di ujung perjalanan, pengunjung akan disambut dengan bendera putih bergambar cangkir berwajah yang merupakan logo Nanti Juga Tau.

Bangunannya hanya sebuah rumah sederhana yang dilengkapi dengan hiasan bunga gantung.

Di bagian teras, akan berjejer meja kecil dan kursi berbentuk tabung.

Sama seperti kedai kopi lainnya, tempat wisata di Bandung ini mengusung dua konsep, yaitu indoor dan outdoor.

Sehingga, para pengunjung bisa bebas memilih tempat duduk yang diinginkan.

Namun, suasana intim dan hangat saat nongkrong dan ngopi bareng teman di rumah ini akan begitu terasa.

Terlebih, bentuknya tempat wisata di Bandung ini seperti lorong gang.

Di dalam kedai kopi yang berslogan 'Jadi kita ini apa', pengunjung bisa menemukan beragam jenis kopi serta makanan murah-meriah yang pas untuk kantong mahasiswa.

Bahkan sejumlah nama menunya juga tak kalah menarik.

Mereka memilih nama-nama yang dekat dengan anak muda kekinian.

Di antaranya es kopi susu gantung, es lesu, dan tahu rumit.

Selain menawarkan kopi dan kudapan, kedai kopi Nanti Juga Tau juga menyediakan fasilitas karaoke dan live musik.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, 4 Destinasi Wisata Lokal dengan Nuansa Luar Negeri di Kota Kembang

Untuk bisa merasakan suasana ngopi di gang ala kedai kopi Nanti Juga Tau, tempat wisata ini kini dibuka setiap hari sejak pukul 15.00 WIB-23.00 WIB. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved