Breaking News:

Universitas Lampung

LPPM Universitas Lampung Gelar Seminar Kebudayaan Lampung dan Banten

Universitas Lampung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LPPM) menggelar “Seminar Kebudayaan Hubungan antara Budaya Lampung

ist
Universitas Lampung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LPPM) menggelar “Seminar Kebudayaan Hubungan antara Budaya Lampung-Banten”, pada Jumat siang, 16 Oktober 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LPPM) menggelar “Seminar Kebudayaan Hubungan antara Budaya Lampung-Banten”, pada Jumat siang, 16 Oktober 2021.

Kegiatan sebagai bagian dari rangkaian persiapan pembuatan film layar lebar Radin Inten II diselenggarakan di Mutiara Carita Cottage, Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Anyer, Banten.

Seminar yang mengusung tema “Menjalin Hubungan Budaya antara Lampung dan Banten Melalui Jejak Kebudayaan dan Sejarah” tersebut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., jajaran wakil rektor, tim produksi film, dan perwakilan tim Tamatas Studios.

Narasumber yang diundang yakni, Dr. Mufti Ali, Ph.D., dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH), Banten, yang juga peneliti dan sejarawan Banten, serta Drs. Iskandar Syah, M.H.

Drs. Kahfie Nazaruddin, M.Hum., selaku Ketua Tim Produksi Pembuat Film Radin Inten II, mengungkapkan, seminar kebudayaan tersebut bertujuan untuk membahas perkembangan hubungan Banten dan Lampung, sekaligus melihat jejak historis dari aspek budaya dan sejarahnya.

Hasil dari seminar ini, lanjutnya, akan menjadi masukan dan referensi untuk pembuatan skrip skenario film Radin Inten II yang akan diproduksi Tamatas Studios. Harapannya skenario yang dibuat akan berbasis sejarahnya.

“Kita harap hasil skenario film Radin Inten II nanti memang kokoh berdasarkan cerita yang faktual,” tutur pria yang juga berprofesi sebagai Dosen Jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia (FKIP) Unila ini.

Setelah menggelar seminar kebudayaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) script film Radin Inten II.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved