Breaking News:

Orang Tenggelam di Lampung Utara

Rekan Korban Tenggelam di Curup Mandi Angin Lampung Utara Ceritakan Kronologi Kejadian

Kronologis kejadian tiga orang tenggelam di Curup Mandi Angin di Desa Sukamulya, Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara, diceritakan rekan korban.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Dedi Sutomo
Dokumen Polres Lampung Utara
Salah seorang korban tenggelam di Curup Mandi Anging di Desa Sukamulya, Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara,saat dievakuasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA –  Kronologis kejadian tiga orang tenggelam di Curup Mandi Angin di Desa Sukamulya, Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara, diceritakan seorang rekan korban.

Wira, seorang rekan ketiga korban mengatakan, mereka mengunjungi Curup Mandi Angin untuk berjalan-jalan mengisi liburan.

“Kami sengaja jalan-jalan kesini. Berdelapan orang ke Curup mandi angin,” kata Wira, rekan korban, Rabu 20 Oktober 2021 malam.

Menurut Wira, awalnya mereka akan mandi di tempat tersebut. Namun, hanya ketiga korban yang mandi.

Awalnya mereka berenang dari tepian menuju ke tengah Curup. Setibanya di tengah, ketiga korban terlihat timbul tenggelam.

“Beberapa menit kemudian ketiga langsung tidak kelihatan lagi,” jelasnya.

Melihat hal tersebut, dirinya bersama rekannya yang lain langsung berteriak minta tolong. Seketika itu, warga langsung berdatangan ke lokasi untuk mencari ketiganya.

Dua jam kemudian, ketiga korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Mereka dievakuasi oleh warga menuju puskesmas Tanjung Raja menggunakan mobil ambulans.

Ketiga korban yakni Ahmad Faisal (22) dan Riski Ramadhan (22), warga Cempedak, Kotabumi. Lalu, Suratman (22), warga Abung Jayo, Abung Selatan.

Camat Tanjung Raja Heriyanto mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya orang tenggelam di desa Sukamulya, pihaknya langsung memanggil tim reaksi cepat dari BPBD Lampung Utara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved