Breaking News:

Lampung Timur

Setahun Hanya Satu Kasus Restorative Justice , Kejari Lamtim: Kalau Bisa Selesai Secara Musyawarah

Hanya ada satu kasus restorative justice dalam setahun di Kejaksaan Negeri Lampung Timur.Kasi Pidum Meryon Hari Putra berharap agar kasus tidak sampai

Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: soni
Setahun Hanya Satu Kasus Restorative Justice , Kejari Lamtim: Kalau Bisa Selesai Secara Musyawarah
net/ilustrasi
palu hakim

 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Hanya ada satu kasus restorative justice dalam setahun di Kejaksaan Negeri Lampung Timur.

Dalam hal ini, Kejaksaan Negeri melalui Kasi Pidum Meryon Hari Putra berharap agar kasus tidak sampai tahap pidana.

"Kalau bisa, jangan ada pidana itu. Kalau bisa di selesaikan dengan cara musyawarah dan baik-baik," ujar Meryon, Rabu (20/10/2021).

Menurut Meryon, tingkat keberhasilan dalam menangani kasus bukan mempidanakan.

"Karena, tingkat keberhasilan dalam menangani kasus itu bukan hanya mempidanakan tersangka, tapi bisa membuat jera pelaku agar tidak melakukan hal serupa," katanya.

Namun, Meryon juga menuturkan, tidak akan memberi hal yang sama (restorative justice) jika ada pengulangan kembali.

Baca juga: Kejari Tunggu Upaya Kasasi Kasus Asusila terhadap Anak di Lampung Timur

"Tapi, jika memang pelaku melakukan tindakan pidana kembali, apapun alasannya tidak akan diberi lagi (restorative justice)," tutur Meryon.

"Artinya pelaku tidak menyadari kesalahannya dan tidak jera dengan kesalahannya sebelumnya," tutup Meryon.

(Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi)

Caption: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Timur, Ariana dengan didampingi Kasi Pidum Merryon H Putra serta Kasi Intelijen M A Qadri, beberapa waktu lalu. Hanya Satu Kasus Restorative Justice Dalam Setahun, Kejari Lamtim: (Kalau Bisa Diselesaikan Secara Musyawarah)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved