Breaking News:

Penggelapan Motor di Lampung Tengah

Cerita Pria di Lampung Tengah Jadi Penadah Motor NMax Curian

Yadi (27), warga Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, ditangkap karena diduga menjadi penadah motor curian.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Ilustrasi. Yadi (27), warga Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, ditangkap karena diduga menjadi penadah motor curian. 

"Dia bilangnya mau ke warung sebentar, pinjam motor saya, jadi saya pinjamkan. Tapi setelah itu Trisno dan motor saya tak kunjung kembali," ujarnya.

"Saya datangi rumahnya tapi dia tidak ada. Katanya (keluarga pelaku) dari hari kejadian itu dia belum pulang ke rumahnya. Dari situ saya melapor ke pihak kepolisian," tandasnya.

Polisi juga menangkap Yadi (27), warga Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, yang diduga menjadi penadah motor hasil curian.

Yadi diamankan di rumahnya berkat keterangan Trisno.

"Pelaku Yadi berperan sebagai penadah motor dari pelaku Trisno. Maka dari itu kami amankan juga Yadi untuk dimintai keterangannya," ujar Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan, mewakili Kapolres AKBP Oni Prasetya, Kamis (21/10/2021).

Yadi lalu menjual motor tersebut kepada orang lain.

"Pelaku Yadi kami jerat dengan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya.

Trisno diduga menggelapkan sepeda motor Yamaha NMax milik Yunus (28), warga Bunga Mayang, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, pada 23 Juni 2019 lalu.

Trisno ditangkap Polsek Terbanggi Besar, Jumat (8/10/2021) lalu.

Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan menerangkan, penangkapan Trisno berkat laporan korban Yunus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved